RIAU ONLINE, PEKANBARU - PSPS Pekanbaru harus menelan kekalahan telak 0-4 dari FC Bekasi City pada laga perdana Liga 2 Indonesia 2025/2026, Jumat 12 September 2025.
Namun, pelatih kepala PSPS Riau, Ilham Romadhona menilai kekalahan itu bukan karena kehebatan lawan, melainkan kesalahan teknis timnya sendiri.
“Menurut saya teknisnya saja, memang beberapa kesalahan di kita, bukan kehebatan murni dari lawan. Hanya memang kesalahan individual, terutama komunikasi dari tim kami,” ujar Ilham, Sabtu 13 September 2025.
Empat gol yang bersarang ke gawang Askar Bertuah, lanjut Ilham, sebagian besar terjadi akibat lemahnya koordinasi di lini pertahanan. Meski begitu, ia memastikan akan segera melakukan evaluasi untuk mencari titik permasalahan dalam tim.
“Ini sepakbola, kami akan mencari apa yang menjadi masalah nantinya. Tapi yang terpenting adalah masalah teknis atau taktikal saja,” tambahnya.
Terkait kondisi fisik skuadnya, Ilham menepis anggapan bahwa kekalahan ini disebabkan faktor kelelahan. Ia menegaskan, para pemain sudah menjalani recovery dengan baik sehingga kebugaran bukanlah kendala utama.
Di sisi lain, pelatih berusia 42 tahun itu juga menilai kepemimpinan wasit sudah berjalan baik. Dengan bantuan Video Assistant Referee (VAR), menurutnya keputusan-keputusan penting di lapangan cukup adil.
“Wasit sudah bertugas dengan baik, apalagi ada VAR yang membantu jalannya pertandingan,” ucapnya.
Ke depan, Ilham menegaskan fokus utamanya adalah membangkitkan kembali kepercayaan diri anak asuhnya, terlebih PSPS akan segera melakoni laga kandang.
“Kami akan berupaya mengembalikan mental pemain agar lebih percaya diri, apalagi kalau bermain di kandang sendiri,” pungkasnya.

