Sesama Tim Liga 2, Omid Popalzay Resmi ke PSIM Yogyakarta

Sesama-Tim-Liga-2-Omid-Popalzay-Resmi-ke-PSIM-Yogyakarta.jpg
Omid Popalzay resmi berlabuh ke PSIM Yogyakarta (Instagram/PSIM Yogyakarta)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Eks Gelandang terbaik milik PSPS Pekanbaru, Omid Popalzay akhirnya menentukan pilihannya dan berlabuh ke PSIM Yogyakarta yang juga berkompetisi di Liga 2 Indonesia Grup 2.

Tak hanya jadi gelandang terbaik PSPS, Omid berhasil menjelma sebagai gelandang mematikan dengan sumbangan 5 Gol saat berseragam Biru-biru milik Asykar bertuah.

Sempat tersiar kabar Omid Popalzay dilirik Tim dari Liga 1 Indonesia, tapi akhirnya malah memutuskan untuk bergabung ke Klub Liga 2 lainnya, PSIM Yogyakarta.

PSIM Yogyakarta sendiri ada di Grup 2 Liga 2 Indonesia dan berada di posisi 2 Klasemen sementara, dengan raihan 22 Poin dari 12 Kali bertanding.

Informasi kepindahan Omid Popalzay ke PSIM Yogyakarta tentu menjadi pukulan telak bagi suporter PSPS Pekanbaru.

Saat ini, Akun Media sosial Instagram PSIM Yogyakarta sudah mengumumkan kedatangan Omid Popalzay ke Skuad mereka untuk mengarungi babak kedua Musim 2024-2025 Liga 2 Indonesia.

"Welcome Omid Popalzay," sambil mencantumkan nomor punggung 10 yang akan digunakan Omid di dalam pertandingan PSIM Yogyakarta.


Sebelumnya, Top Skor PSPS Pekanbaru, Omid Popalzay memutuskan kontraknya dengan Manajemen PSPS Pekanbaru.

Kabar mengejutkan itu pertama kali diumumkan Omid lewat akun @opopalzay, pada Kamis, Desember 1024 siang.

Pemain asal Afghanistan itu mengumumkan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan kesepakatan bersama antara pihak manajemen dan agennya.

Dalam unggahannya, Omid menuliskan dua narasi berbahasa Inggris dan bahasa Indonesia yang intinya permohonan maaf dan ucapan terima kasih.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para penggemar PSPS Pekanbaru dan semua orang baik di klub ini. Dukungan kalian selama ini sungguh luar biasa. Setiap pertandingan di stadion selalu menjadi motivasi terbesar bagi saya untuk memberikan yang terbaik," ujar Omid.

Meski berat hati, Omid mengaku menghormati keputusan manajemen klub.

"Meskipun saya tidak pernah berniat meninggalkan klub yang saya cintai ini, ada keputusan tertentu yang dibuat oleh manajemen dan situasi lain yang membuat saya sedih. Namun, saya menghormati keputusan tersebut," tambahnya.

Omid juga menyampaikan harapannya untuk bisa kembali bertemu dengan para penggemar di masa depan.

"Kepada semua orang di Pekanbaru, ini adalah perpisahan yang manis sekaligus pahit. Saya berharap suatu hari nanti jalan kita akan bertemu kembali di lapangan. Untuk saat ini, saya menyerahkan masa depan saya sepenuhnya kepada agen saya. Saya percaya bahwa Allah Maha Mengetahui," tutupnya.