RIAU ONLINE, PEKANBARU - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mitra swadaya di Provinsi Riau kembali mengalami kenaikan pada periode 26 Agustus hingga 1 September 2026.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Dr Defris Hatmaja, mengatakan kenaikan harga tertinggi terjadi pada TBS kelompok umur 9 tahun, sebesar Rp44, 33 per kilogram.
"Dengan kenaikan ini, harga TBS sawit kelompok umur 9 tahun mencapai Rp3.878,72 per kilogram," ujarnya, 26 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, kenaikan harga TBS ini disebabkan adanya kenaikan harga pada crude palm oil (CPO) dan kernel.
Dalam penetapan periode ini, harga CPO yang digunakan tim mencapai Rp15.837,47 per kilogram, sedangkan harga kernel sebesar Rp13.313,30 per kilogram. Harga CPO tersebut meningkat Rp178,48 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya, sementara harga kernel naik Rp168,18 per kilogram.
"Pada periode ini, harga rata-rata CPO KPBN tercatat Rp15.880 per kilogram dan kernel Rp13.180 per kilogram," jelasnya.
Berikut daftar lengkap harga TBS kelapa sawit kemitraan swadaya Provinsi Riau periode 26 Agustus–1 September 2026 ditetapkan untuk umur 3 tahun sebesar Rp2.998,31 per kg, umur 4 tahun Rp3.347,20, umur 5 tahun Rp3.595,38, umur 6 tahun Rp3.734,94, umur 7 tahun Rp3.818,86, umur 8 tahun Rp3.865,46, umur 9 tahun Rp3.878,72, umur 10–20 tahun Rp3.836,93 per kilogram.
Selanjutnya, umur 21 tahun Rp3.770,94 per kilogram, umur 22 tahun Rp3.695,31 per kilogram, umur 23 tahun Rp3.609,33 perkilogram, umur 24 tahun Rp3.544,29 per kilogram, umur 25 tahun Rp3.490,84 per kilogram, umur 26 tahun Rp3.471,62 per kilogram.
Selanjutnya, umur 27 tahun Rp3.441,82 per kilogram, umur 28 tahun Rp3.385,41 per kilogram, umur 29 tahun Rp3.344,02 per kilogram, dan umur 30 tahun Rp3.249,41 per kilogram.

