Ekonomi Riau Capai 4,75 Persen, CIMB Niaga Siap Jadi Mitra Finansial Masyarakat Riau

Presiden-Direktur-CEO-CIMB-Niaga-Lani-Darmawan.jpg
Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan (DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau yang terus menunjukkan tren positif menjadi peluang sekaligus tantangan bagi industri perbankan untuk menghadirkan layanan keuangan yang semakin mudah, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, perekonomian Riau pada kuartal II 2026 tumbuh sebesar 4,75 persen secara tahunan.

Pertumbuhan tersebut turut mendorong meningkatnya kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha terhadap akses keuangan yang terintegrasi, baik melalui layanan perbankan digital maupun jaringan fisik.

Melihat potensi tersebut, PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus memperkuat kehadirannya di Provinsi Riau dengan menghadirkan berbagai solusi perbankan bagi masyarakat, pelaku usaha, hingga business owner.

Penguatan layanan tersebut mencakup jaringan kantor cabang, kapabilitas digital, serta berbagai produk dan layanan yang dirancang untuk mendukung kebutuhan finansial nasabah dari berbagai segmen.

Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, Riau merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi ekonomi besar dan masyarakatnya menunjukkan optimisme untuk terus berkembang.

Menurutnya, CIMB Niaga ingin mengambil bagian dalam perjalanan tersebut dengan menjadi mitra keuangan yang dapat membantu masyarakat maupun pelaku usaha dalam mengembangkan potensi serta mencapai tujuan finansial mereka.

"Selama lebih dari tujuh dekade, kami tumbuh bersama nasabah dan masyarakat Indonesia. Di Riau, kami melihat potensi dan optimisme yang kuat dari masyarakat maupun pelaku usaha untuk terus berkembang,” kata Lani dalam Media Gathering bersama CIMB Niaga di Pekanbaru, Jumat, 14 Agustus 2026.

Ia menambahkan, CIMB Niaga berkomitmen menjadi one-stop financial partner bagi nasabah, mulai dari memenuhi kebutuhan transaksi harian, mengelola keuangan usaha, hingga mempersiapkan rencana keuangan jangka panjang.

“Karena itu, kami ingin terus menjadi mitra yang membantu mengembangkan potensi, meraih peluang, dan mencapai berbagai tujuan finansial para nasabah,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Direktur Network & Digital Banking CIMB Niaga Budiman Tanjung dan Head of Region Sumatera CIMB Niaga Irwan.

Sejalan dengan perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengandalkan layanan digital, CIMB Niaga terus mengembangkan ekosistem perbankan yang memungkinkan nasabah melakukan berbagai aktivitas finansial secara praktis dan fleksibel.

Melalui aplikasi dan website OCTO, nasabah dapat mengakses berbagai layanan perbankan kapan saja dan di mana saja. Sementara bagi pelaku usaha dan business owner, CIMB Niaga menyediakan OCTOBIZ untuk membantu mengelola transaksi serta operasional bisnis secara lebih efisien.

Tidak hanya itu, bagi merchant tersedia OCTO Merchant yang dapat digunakan sebagai solusi penerimaan pembayaran digital.



Meski memperkuat layanan digital, CIMB Niaga tetap mempertahankan kehadiran fisik guna memberikan pilihan layanan yang lebih lengkap kepada masyarakat.

Di Riau, CIMB Niaga memiliki 8 jaringan kantor cabang dan 33 fasilitas ATM/CRM yang tersebar di sejumlah lokasi strategis di Pekanbaru dan wilayah Riau.

Nasabah juga dapat melakukan transaksi melalui jaringan ATM berlogo Mastercard, Cirrus, ATM Bersama, dan ATM Prima yang tersedia di Pekanbaru maupun sejumlah kota lainnya di Riau.

Lani mengatakan perpaduan antara layanan digital dan jaringan fisik menjadi bagian penting dalam upaya memberikan pengalaman perbankan yang semakin sederhana dan nyaman.

“Kami terus berinovasi untuk menjawab perubahan perilaku nasabah yang semakin mengarah ke layanan digital. Melalui kombinasi layanan digital yang kuat dan jaringan fisik yang solid, kami berkomitmen memberikan pengalaman perbankan yang lebih sederhana, cepat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Riau,” katanya.

Dengan dukungan tersebut, nasabah diharapkan dapat mengelola berbagai aktivitas finansial secara lebih leluasa sesuai kebutuhan dan gaya hidup masing-masing.

Komitmen terhadap Keberlanjutan

Tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis dan layanan perbankan, CIMB Niaga juga memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan melalui berbagai program yang memberikan dampak sosial dan lingkungan.

Inisiatif keberlanjutan tersebut mencakup sejumlah bidang, mulai dari pendidikan, literasi keuangan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga pelestarian lingkungan.

Di bidang pendidikan dan literasi keuangan, hingga Juni 2026 CIMB Niaga telah menjangkau lebih dari 100.000 siswa dari lebih dari 1.000 sekolah di Indonesia melalui berbagai program edukasi dan literasi di sekolah menengah.

Program tersebut antara lain mencakup edukasi mengenai pengelolaan keuangan dan pembukaan rekening sebagai langkah awal dalam mendorong inklusi keuangan sekaligus membangun budaya menabung sejak usia dini.

Khusus di Pekanbaru, dalam dua tahun terakhir program tersebut telah menjangkau 297 pelajar dari dua sekolah menengah. CIMB Niaga juga menjalankan program beasiswa sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan generasi muda.

Di bidang kesehatan, CIMB Niaga menggandeng United Nations Children's Fund (UNICEF) dalam program pencegahan dan deteksi dini stunting di Nusa Tenggara Timur. Program tersebut telah memberikan manfaat kepada lebih dari 3.000 penerima manfaat.

Sementara itu, melalui program Community Link #JadiBerkelanjutan, CIMB Niaga telah memberikan pelatihan kewirausahaan kepada hampir 1.000 UMKM.

Program tersebut juga mencakup penyaluran pinjaman tanpa bunga kepada 150 UMKM serta pembentukan komunitas usaha berkelanjutan di wilayah Indonesia Timur.

Program ini secara khusus mendorong pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas agar memperoleh akses yang lebih luas terhadap peluang ekonomi serta pengembangan usaha.

Pada sektor lingkungan, CIMB Niaga menjalankan program konservasi bambu berkelanjutan yang merupakan bagian dari inisiatif The Cooler Earth.

Sejak 2012, program tersebut telah menanam lebih dari 115.000 bambu yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Program konservasi tersebut memiliki potensi serapan karbon kumulatif lebih dari 15.000 ton setara CO₂, sekaligus mendukung pelestarian lingkungan dan upaya mitigasi perubahan iklim.

Lani menegaskan bahwa aspek keberlanjutan tidak terpisahkan dari cara CIMB Niaga menjalankan bisnis.

“Keberlanjutan merupakan bagian penting dari cara kami menjalankan bisnis. Karena itu, kami berupaya menghadirkan kontribusi yang tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga manfaat sosial dan lingkungan yang nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap berbagai program yang dijalankan CIMB Niaga dapat terus memberikan manfaat sekaligus memperkuat hubungan perusahaan dengan masyarakat.

“Melalui berbagai program yang kami jalankan, kami berharap dapat terus tumbuh bersama masyarakat dan mendukung pembangunan yang lebih inklusif serta berkelanjutan,” tutup Lani.