Tengku Darwin Terpilih Aklamasi Pimpin FSP NIBA KSPSI Pembaruan Pekanbaru

Muscab-PC-FSP-NIBA-di-Hotel-Parma-Panam-Pekanbaru.jpg
Muscab PC FSP NIBA di Hotel Parma Panam, Pekanbaru. (RAHMADI DWI PUTRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Musyawarah Cabang (Muscab) VII Federasi Serikat Pekerja Niaga, Bank, Jasa dan Asuransi Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP NIBA KSPSI Pembaruan) Kota Pekanbaru berlangsung di Hotel Parma Panam, Sabtu, 11 Juli 2026.

Muscab yang dihadiri pengurus cabang, anggota, serta perwakilan berbagai elemen serikat pekerja itu menghasilkan kepengurusan baru. Dalam forum tersebut, Tengku Darwin terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) FSP NIBA KSPSI Pembaruan Kota Pekanbaru untuk periode berikutnya.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Pimpinan Daerah FSP NIBA KSPSI Pembaruan Provinsi Riau, Ridwan GP. Dalam sambutannya, ia mengingatkan pentingnya menjaga persatuan sebagai kekuatan utama organisasi.

“Solidaritas dan kebersamaan adalah kunci utama kekuatan kita sebagai serikat pekerja. Tanpa itu, perjuangan kita dalam memperjuangkan hak-hak buruh dan pekerja akan mudah dipecah belah. Saya berharap kepengurusan baru PC FSP NIBA KSPSI PEMBARUAN Kota Pekanbaru mampu menjaga api perjuangan ini tetap menyala dan menjadi contoh bagi daerah lainnya,” ujar Ridwan.

Ia menilai Muscab harus menjadi momentum untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan peran serikat pekerja dalam memperjuangkan hak-hak anggotanya.



Proses pemilihan ketua berlangsung dalam suasana kondusif dan penuh semangat kekeluargaan. Seluruh peserta Muscab sepakat menetapkan Tengku Darwin sebagai ketua secara aklamasi sebagai bentuk dukungan dan kepercayaan penuh dari anggota.

Usai terpilih, Tengku Darwin menyampaikan apresiasi atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat organisasi serta mengawal kepentingan pekerja di sektor niaga, perbankan, jasa, dan asuransi di Kota Pekanbaru.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Ini bukanlah jabatan, melainkan amanah berat yang harus saya pikul bersama seluruh pengurus dan anggota. Saya bertekad untuk terus memperkuat solidaritas internal dan memastikan hak-hak pekerja di Kota Pekanbaru tetap menjadi prioritas utama. Keberhasilan Muscab hari ini adalah bukti nyata bahwa kita bisa bekerja sama dalam perbedaan, dan ini akan menjadi modal kita untuk menghadapi tantangan ke depan,” sebut Tengku Darwin.

Dengan berakhirnya Muscab VII, kepengurusan baru diharapkan segera bersinergi dengan Pimpinan Daerah FSP NIBA KSPSI Pembaruan Provinsi Riau untuk menjalankan program kerja organisasi sekaligus mengawal berbagai isu ketenagakerjaan di Kota Pekanbaru.