RIAU ONLINE - Juda Agung telah mengundurkan dari jabatannya Deputi Gubernur Bank Indonesia. Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso memastikan bahwa Juda Agung telah mengajukan pengunduran diri kepada Presiden RI, terhitung sejak tanggal 13 Januari 2026. Sementara sebagai penggantinya, Presiden Prabowo mengusulkan nama Thomas Djiwandono.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa turut menanggapi pengunduran diri Juda Agung. Bahkan ia mengungkap bahwa Juda akan menjadi calon Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) pengganti Thomas Djiwandono.
“Kelihatannya begitu, saya dengar juga begitu (Juda Agung menjadi Wakil Menteri Keuangan). Nanti saya mau ketemu dengan Pak Juda besok kali ya. Saya mau lihat niatnya dia apa sih,” kata Purbaya kepada wartawan di Kompleks Parlemen RI, Senin, 19 Januari 2026.
Purbaya juga membenarkan adanya skema pertukaran jabatan yang terjadi tersebut.
“Kayak switch-switch ya kelihatannya. Kalau bocorannya seperti itu, kayaknya begitu, switch kelihatannya,” ujarnya, dikutip dari kumparan, Selasa, 20 Januari 2026.
Juda Agung menjabat Deputi Gubernur BI didasarkan pada Keputusan Presiden RI No.147/P Tahun 2021 tanggal 24 Desember 2021 dan disumpah pada 6 Januari 2022 lalu.
Juda merupakan pria kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat, tahun 1964. Dia menempuh pendidikan tinggi awal di IPB dalam bidang teknologi pertanian.
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan dan mendapat gelar master di bidang Money Banking and Finance pada tahun 1995 dari University of Birmingham.
Lanjut dari situ, ia kembali menempuh pendidikan di universitas yang sama dan mendapatkan gelar PhD di bidang Economics pada tahun 1999.
Terkait karier, Juda pernah menjadi Asisten Gubernur BI yang membawahi Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Makroprudensial periode 2020-2022. Sebelumnya, ia juga pernah menjadi Direktur Eksekutif Internasional Monetary Fund (IMF) di Washington DC, Amerika Serikat periode 2017-2019.

