Polytron Terima Pengakuan dari Tri-Founders di AMS 2015

Penghargaan-Polytron.jpg
(POLYTRON UNTUK RIAUONLINE.CO.ID)

RIAU ONLINEPertemuan para marketer se-Asia Tenggara (ASEAN Marketing Summit) 2015 yang pertama digelar di Jakarta. Pertemuan tersebut dilangsungkan di hotel berbintang di kawasan Sudirman Central Business Distric pada 9 Oktober 2015 yang lalu.

 

Pertemuan tersebut diwadahi MarkPlus, Inc, bekerja sama dengan Philip Kotler Center of ASEAN Marketing. Pertemuan tersebut membahas taktik dan strategi untuk bertahan dan berkompetisi di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). (Klik Juga: Bank BUMN Berutang 3 Miliar Dolar AS dari China

 

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Tri-founder of Philip Kotler Center of ASEAN Marketing, Philip Kotler, juga dikenal sebagai Bapak Marketing Modern, Hooi Den Huan dan Hermawan Kertajaya.

 

Hadir pula delegasi dari Asia Marketing Federation (AMF), yaitu Japan Marketing Association (JMA), China CCPIT Commercial Sub-Council, Marketers Society of Korea (MASOK), Taiwan Institute of Marketing Science (TIMS), Hong Kong Institute of Marketing (HKIM), Marketing Society Bangladesh (MSB), Sri Lanka Institute of Marketing (SLIM).

 

Selain itu Insitute of Marketing Malaysia (IMM), Marketing Institute of Singapore (MIS), Marketing Association of Cambodia (MAC), Indonesia Marketing Association (IMA), Philippines Marketing Association (PMA), dan Marketing Association of Thailand (MAT). (Baca Juga: Ini 5 Pengusaha Indonesia Masuk 50 Orang Terkaya Asia 2015

 

Dari Indonesia, juga hadir para marketer dari perusahaan-perusahaan berhasil, seperti telekomunikasi, asuransi, elektronik lokal dan masih banyak lagi yang lainnya.

 

PT Hartono Istana Teknologi dalam kesempatan ini ikut mempresentasikan keberhasilannya selama 40 tahun. Melalui perwakilannya, Hariono selaku Managing Director dari Polytron. Hariono juga mewakili perusahaan elektronik lokal tersebut dalam menerima penghargaan atas “Indonesia Champion for ASEAN Economic Community Award 2015”.

 

Public Relations dan Marketing Event Manager, Santo Kadarusman mengatakan, penghargaan dan sekaligus pengakuan diberikan Tri-Founders dalam acara ASEAN Marketing Summit sebagai bukti Polytron masih tetap eksis mempertahankan namanya hingga kini. (Lihat Juga: Indragiri Hulu Tolak Konsesi Sawit Demi Beras

 

Apalagi, banyaknya persaingan produk elektronik dari negara lain masuk Indonesia mulai dari negeri tirai bambu China, juga Negeri Ginseng, Korea Selatan.

 

Namun Polytron tidak gentar, karena kondisi seperti ini juga pernah di alaminya di saat serbuan produk dari Eropa pada tahun 1990-an yang lalu.”

 

“Kesuksesan tersebut tentunya diraih dengan kerja keras dan berbagai inovasi. Semoga pertemuan para marketer tersebut dapat rutin dilangsungkan setiap tahunnya agar dapat menjadi measurement dan motivasi untuk lebih maju lagi dimasa yang akan datang," tutup Santo.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline