Ruang Kelas Baru, Semangat Baru Siswa SDN 17 Teluk Lanus Siak

Bupati-siak-resmikan-sekolah3.jpg
Bupati Siak Afni Zulkifli saat penyerahan bantuan renovasi gedung SDN 17 Teluk Lanus, Sungai Apit, Siak, Riau. (HENDRA DEDAFTA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, SIAK - Bagi Ardiansyah (10), siswa kelas V SD Negeri 17 Teluk Lanus yang akrab disapa Beno, perubahan kondisi sekolahnya membawa kebahagiaan tersendiri. Ruang kelas yang sebelumnya memiliki lantai rusak dan keramik pecah kini terlihat lebih rapi dan nyaman untuk belajar.

“Seneng akhirnya sekolah kami diperbaiki. Dulu tak kayak gini. Dulu sekolah kami tampak kusam,” ujar Beno, Selasa, 20 Oktober 2026.

Perubahan tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang SDN 17 Teluk Lanus, sebuah sekolah di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, yang telah melayani pendidikan anak-anak setempat selama beberapa dekade.

Herman (56), salah seorang guru yang mulai mengajar di Teluk Lanus pada 1990, masih mengingat kondisi sekolah ketika pertama kali bertugas. Saat itu, bangunan sekolah hanya memiliki tiga ruang kelas berdinding papan, bertiang kayu, dan beratap seng.

“Dulu pertama saya datang ruang kelas hanya ada tiga, semuanya dari papan. Guru waktu itu baru satu orang dan murid per kelas sekitar 20-an,” kenang Herman.

Perjalanan sekolah tersebut juga menjadi bagian dari kehidupan Pujiati (42), warga asli Teluk Lanus yang menempuh pendidikan dasar di sekolah itu sejak 1991 hingga 1997. Pada 2003, ia kembali ke sekolah yang sama, kali ini sebagai guru.

Seiring waktu, fasilitas sekolah mengalami berbagai perbaikan. Pada 2006, pembenahan bangunan mulai dilakukan secara bertahap, disusul renovasi oleh Pemerintah Kabupaten Siak pada 2013. Namun, sejumlah bagian bangunan kembali mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan.



Harapan warga untuk memiliki fasilitas belajar yang lebih layak kembali mendapat perhatian setelah Bupati Siak Afni Zulkifli berkunjung dan menginap di Kampung Teluk Lanus beberapa bulan lalu. Dalam kunjungan tersebut, masyarakat menyampaikan kondisi sekolah sebagai salah satu kebutuhan yang perlu mendapat perhatian.

Melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Siak dan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), revitalisasi SDN 17 Teluk Lanus akhirnya terealisasi. Hasil perbaikan yang mencakup sembilan ruang belajar dan satu bangunan kantor tersebut diserahkan pada Kamis 1 Oktober 2026.

Penghulu Kampung Teluk Lanus, Irwan Syahroni, mengatakan perbaikan sekolah menjadi kabar baik bagi masyarakat yang selama ini berharap anak-anak mereka dapat belajar di fasilitas yang lebih layak.

"Alhamdulillah, hari itu terwujud. Saya mewakili masyarakat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Ibu Bupati dan RAPP atas dukungannya sehingga revitalisasi gedung sekolah SD Negeri 17 Teluk Lanus terwujud," kata Irwan.

Bupati Siak Afni Zulkifli menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha memiliki peran penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk di bidang pendidikan.

“Kolaborasi seperti ini sangat membantu mewujudkan layanan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan dan infrastruktur yang memadai,” ujar Afni.

Sementara itu, General Manager Stakeholder Relations RAPP, Wan Mohammad Jakh Anza, mengatakan dukungan terhadap revitalisasi sekolah merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, termasuk melalui peningkatan fasilitas pendidikan di sekitar wilayah operasional.

Dukungan tersebut juga sejalan dengan komitmen APRIL2030, khususnya pilar Kemajuan Inklusif (Inclusive Progress), yang salah satu fokusnya adalah mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Di Kabupaten Siak, RAPP menjalankan sejumlah program bersama sekolah mitra, mulai dari peningkatan kemampuan literasi dan numerasi hingga penguatan proses belajar mengajar dan penyediaan fasilitas dasar sekolah.

Selain SDN 17 Teluk Lanus, PT RAPP juga memberikan dukungan renovasi toilet di empat sekolah dasar lainnya di Kabupaten Siak, yakni SDN 015 Rantau Panjang, SDN 02 Buatan, SDN 01 Lubuk Dalam dan SDN 09 Rawang Kao Barat.

Dari tiga ruang kelas papan yang menjadi bagian dari sejarah sekolah sejak sekitar 1982, kini SDN 17 Teluk Lanus memiliki fasilitas yang lebih layak untuk mendukung 106 siswa dan sembilan tenaga pendidik.

Bagi warga Teluk Lanus, revitalisasi tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan sekolah yang telah mendidik beberapa generasi masyarakat setempat. Dari bangunan sederhana berdinding papan hingga ruang kelas yang kini lebih nyaman, sekolah ini terus menjadi tempat anak-anak Teluk Lanus belajar dan menyiapkan masa depan mereka.