Bukit Cadika Bangkinang Membara

Kebakaran-Lahan-di-Bukit-Cadika-Bangkinang.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ISTIMEWA)

RIAUONLINE, BANGKINANG – Hamparan hutan di Bukit Candikia, tepatnya di belakang Kantor Bupati Kampar lama, Kecamatan Bangkinang Kota, Sabtu (11/7/2015) malam, habis dilalap si jago merah.

 

Hutan yang kerap kali digunakan sebagai kawasan bumi perkemahan ini, kabarnya mulai membesar sejak sore hari. Informasi dari warga dihimpun RIAUONLINE.CO.ID, Jumat (10/7/2015) lalu, di kawasan berdekatan dengan lokasi kebakaran ini, juga terjadi kebakaran. Api membakar lahan perkebunan kelapa sawit dan lahan kosong di Jalan Lingkar, Bangkinang Kota. 

 

(Baca Juga: Kepala BPBD Riau Kaget Lonjakan Titi Api

 

Seorang warga yang melihat langsung kebakaran tersebut menuturkan, mulanya Sabtu sore, api masih terlihat kecil. Namun karena tidak adanya penanganan untuk memadamkan api, akhir si jago merah membesar hingga membakar sebagian besar lahan tersebut.

 

“Kebakaran mulai terlihat sejak sore hari, Cuma karena tak ada petugas yang memadamkan, api terus hidup dan membesar hingga malam ini. Apalagi jarak antara permukiman dan tempat kebakaran lumayan jauh, jadi tak ada satupun warga mau madamkan apinya,” kata mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau, Said Muhammad Faisal, yang menyaksikan kebakaran lahan tersebut.

 

(Baca Juga: Kembali Udara Pekanbaru tak Sehat

 

Kebakaran baru ditangani pemadam kebakaran sekitar pukul 21.30 WIB. Ketika itu, lahan yang sudah habis terbakar diperkirakan lebih dari lima hektare.

 

Hutan yang terbakar, tutur Said, kabarnya merupakan lahan milik pemerintah daerah. Pasalnya, lahan tersebut selama ini digunakan sebagai bumi perkemahan bagi anak-anak Pramuka. Apalagi, lokasi kebakaran itu merupakan kawasan berdekatan dengan gedung lama bupati Kampar, sekitar 50 meter.

 

(Baca Juga: Hujan tak Turun Walau Telah Semai Garam 34 Ton

 

“Warga bukan tak ada yang mau madamkan apinya, tapi karena jarak cukup jauh dengan permukiman, dan tak ada sumber air bisa dipakai, ya akhirnya terkesan seperti dibiarkan,” tutur mahasiswa yang kini duduk di semester lima tersebut.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline