RIAU ONLINE, KAMPAR - Mahasiswa Universitas Abdurrahman kampanyekan anti perilaku menyimpang di SMA Negeri 5 Tapung, Rabu, 27 Agustus 2025. Kegiatan bertajuk “Say No to LGBT” ini diikuti oleh puluhan siswa secara antusias.
Kepala SMA Negeri 5 Tapung menyambut baik kegiatan ini. Ia menilai sosialisasi yang dilakukan mahasiswa Universitas Abdurrahman sangat bermanfaat dalam menambah wawasan siswa serta memperkuat benteng diri menghadapi pengaruh negatif pergaulan.
“Kami berterima kasih atas kepedulian mahasiswa yang turun langsung memberikan edukasi kepada anak-anak kami. Harapannya kegiatan semacam ini terus berlanjut,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa menyampaikan materi seputar pengertian LGBT, dampak negatif yang ditimbulkan baik secara psikologis, kesehatan maupun sosial, serta langkah-langkah pencegahan agar generasi muda tidak terjerumus dalam pergaulan bebas.
Penyampaian dilakukan dengan bahasa sederhana, diselingi dengan diskusi dan tanya jawab sehingga mudah dipahami oleh para siswa.
Salah satu mahasiswa pemateri menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mengajak para pelajar untuk lebih bijak dalam menyikapi isu LGBT yang semakin marak.
“Kita ingin generasi muda sadar bahwa LGBT bukanlah gaya hidup yang normal. Anak-anak SMA sebagai generasi penerus bangsa perlu dilindungi dari hal-hal yang dapat merusak moral dan masa depan mereka,” ungkapnya.
Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan hingga selesai. Beberapa di antaranya bahkan mengaku baru mengetahui secara lebih jelas mengenai dampak LGBT setelah mendengarkan penjelasan dari para mahasiswa.
“Tadi penjelasannya sangat mudah dimengerti, jadi kami tahu bagaimana cara menjaga diri dan teman-teman agar tidak salah dalam bergaul,” ujar salah satu siswa peserta.
Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan pesan moral dan ajakan bagi seluruh siswa untuk menjadi agen perubahan yang berani berkata “tidak” pada segala bentuk perilaku menyimpang, termasuk LGBT, serta tetap menjaga pergaulan sehat demi masa depan yang lebih baik.

