Forest Camp 2026 Ajak Generasi Muda Jaga Hutan dan Wujudkan Riau Bebas Asap

Forest-Camp-2026-Ajak-Generasi-Muda-Jaga-Hutan-dan-Wujudkan-Riau-Bebas-Asap.jpg
Forest Camp 2026 di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Syarif Hasyim, Minas, Kabupaten Siak, pada 17–18 Oktober 2026. (Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Yayasan Hutanriau bersama UPT KPHP Minas Tahura akan menggelar Forest Camp 2026 di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Syarif Hasyim, Minas, Kabupaten Siak, pada 17–18 Oktober 2026.

Mengusung tema “Forum Belajar dan Aksi Bersama untuk Hutan dan Riau Bebas Asap”, kegiatan ini mengajak pelajar, mahasiswa, komunitas pecinta alam, dan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap konservasi hutan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Direktur Eksekutif Yayasan Hutanriau, Melki Rumania, menyampaikan bahwa Forest Camp dilaksanakan di tengah kondisi kabut asap yang kembali dirasakan masyarakat Riau.

“Forest Camp menjadi ruang belajar dan aksi bersama. Kami ingin generasi muda tidak hanya memahami dampak kerusakan lingkungan dan kabut asap, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan dan perlindungan hutan,” ujar Melki, Jumat, 16 Oktober 2026.

Kepala UPT KPHP Minas Tahura, Sri Wilda Hasibuan, menyambut baik kegiatan tersebut sebagai sarana meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kawasan konservasi.



“Kabut asap yang kita rasakan saat ini menjadi pengingat bahwa menjaga hutan bukan hanya soal memadamkan api ketika kebakaran terjadi, tetapi bagaimana kita bersama-sama mencegahnya sejak awal. Melalui Forest Camp, kami ingin generasi muda mengenal langsung fungsi hutan dan memiliki kepedulian untuk menjaganya,” ujar Sri Wilda.

Menurutnya, kegiatan ini juga sejalan dengan tema Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026, “Kerja Bersama Merawat Alam”, yang menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam pelestarian lingkungan.

Forest Camp 2026 menghadirkan berbagai kegiatan, antara lain diskusi lingkungan bersama narasumber dari instansi terkait, berkemah, Forest Night, Forest Walk, lomba lintas alam, lomba konten kreator, permainan edukatif, serta aksi bersih kawasan.

Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak mengenal fungsi hutan secara langsung, memahami ancaman karhutla dan dampak kabut asap, serta membangun jejaring dan kolaborasi untuk menjaga lingkungan.

Kegiatan ini mendapat dukungan dan komitmen dari sejumlah mitra, antara lain PT Arara Abadi, Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI), PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Yayasan Belantara, PTPN IV, dan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

Melki berharap dukungan berbagai pihak tersebut dapat memperkuat keterlibatan generasi muda dan masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan.

“Menjaga hutan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kerja sama pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan generasi muda. Kami berharap semangat yang terbangun melalui Forest Camp terus berlanjut menjadi aksi nyata untuk menjaga hutan dan mewujudkan Riau bebas asap,” tutup Melki.