APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Diperkirakan Cair Akhir Oktober

Ketua-DPRD-Kota-Pekanbaru-Muhammad-Isa-Lahamid0.jpg
Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Isa Lahamid (HERIANTO WIBOWO/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru diperkirakan baru dapat menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2026 menjelang akhir Oktober. Saat ini, dokumen anggaran tersebut masih harus melalui tahapan penyempurnaan dan evaluasi oleh Gubernur Riau.

Ketua DPRD Pekanbaru, Muhammad Isa Lahamid, mengatakan APBD Perubahan tersebut telah disahkan dengan nilai lebih dari Rp3,2 triliun pada 29 September 2026. Setelah pengesahan, pemerintah kota memiliki waktu tiga hari untuk menyempurnakan dokumen sebelum disampaikan kepada Gubernur Riau untuk dievaluasi.

Proses evaluasi gubernur diperkirakan berlangsung selama 14 hari. Setelah itu, dokumen akan dikembalikan kepada DPRD Pekanbaru untuk ditindaklanjuti melalui laporan hasil evaluasi.

“Jadi mungkin akhir Oktober baru bisa digunakan,” kata Isa Lahamid, Senin 12 Oktober 2026.

Ia berharap tahapan evaluasi dapat dipercepat agar anggaran perubahan tersebut segera dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.



“Kita berharap ada percepatan evaluasi gubernur dan tahapan lainnya, supaya APBD-P itu bisa segera dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Isa mengatakan, pembangunan infrastruktur masih menjadi salah satu perhatian Pemko Pekanbaru. Pemerintah kota diharapkan dapat melanjutkan pembangunan serta memperbaiki ruas jalan yang masih membutuhkan penanganan.

Namun, ia juga meminta agar persoalan banjir mendapat perhatian serius. Menurutnya, dampak banjir mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah dan menimbulkan kekhawatiran.

“Sekarang musim banjir ini terasa sekali. Ada kekhawatiran masyarakat dan sebagian tempat itu memang mengalami banjir,” ungkapnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut berharap pemerintah kota segera mengambil langkah konkret untuk menangani persoalan tersebut.

“Kita harapkan penanganan banjir ini bisa segera menjadi atensi utama dari pemerintah kota,” tegas Isa.

Dengan demikian, percepatan penggunaan APBD Perubahan Pekanbaru 2026 diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program pemerintah, termasuk pembangunan infrastruktur dan penanganan banjir yang menjadi perhatian masyarakat.