RIAU ONLINE, PEKANBARU — Kualitas udara di Kota Pekanbaru kembali berada pada level tidak sehat. Data pemantauan kualitas udara dari IQAir.com pada Rabu 30 September 2026 pukul 10.00 WIB menunjukkan indeks kualitas udara (AQI⁺) mencapai 161 berdasarkan standar US AQI.
Kondisi tersebut terutama dipengaruhi oleh tingginya konsentrasi partikulat halus PM2.5 yang tercatat mencapai 70,2 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Pada waktu yang sama, kondisi cuaca di Pekanbaru tercatat berada pada suhu 29 derajat Celsius, dengan kecepatan angin sekitar 6 kilometer per jam dan kelembapan udara mencapai 65 persen.
Dalam kategori US AQI, angka tersebut masuk dalam kategori "Tidak Sehat". Kondisi ini menunjukkan bahwa kualitas udara perlu menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang sensitif terhadap polusi udara.
Sebagai informasi, berdasarkan pembaruan data pagi ini, total hotspot atau titik panas di wilayah Sumatera mencapai 3.734 titik.
Dari jumlah itu, Riau menjadi salah satu daerah yang masih ditemukan titik panas, meski jumlahnya berada di bawah sejumlah provinsi lain di kawasan tersebut.
"Riau terpantau enam titik panas yang tersebar di tiga kabupaten. Hotspot tersebut berada di Kabupaten Bengkalis sebanyak satu titik, Pelalawan dua titik, Siak dua titik dan Indragiri Hulu satu titik," kata Forecaster On Duty BMKG, Gita Dewi S.
Buruknya kualitas udara juga terlihat dari posisi Pekanbaru dalam pemantauan kualitas udara kota-kota di Indonesia secara waktu nyata.
Pada pukul 10.00 WIB, Pekanbaru berada di peringkat ketiga dengan AQI⁺ mencapai 166. Posisi tersebut menempatkan Pekanbaru di bawah Palembang dan Pontianak.
Konsentrasi PM2.5 yang mencapai 70,2 µg/m³ menjadi perhatian utama karena partikulat berukuran sangat kecil tersebut dapat masuk jauh ke dalam sistem pernapasan.
Masyarakat, khususnya kelompok sensitif, disarankan memperhatikan kondisi kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan dan menggunakan perlindungan yang sesuai ketika diperlukan.
Berikut daftar kota dengan AQI⁺ tertinggi yang terpantau:
-
Palembang, Sumatera Selatan — AQI⁺ 350
-
Pontianak, Kalimantan Barat — AQI⁺ 189
-
Pekanbaru, Riau — AQI⁺ 166
-
Bandung, Jawa Barat — AQI⁺ 159
-
Tangerang Selatan, Banten — AQI⁺ 151
-
Ubud, Bali — AQI⁺ 150
-
Tabanan, Bali — AQI⁺ 140
-
Badung, Bali — AQI⁺ 134
-
Surabaya, Jawa Timur — AQI⁺ 129
-
Jakarta — AQI⁺ 122

