RIAU ONLINE, PEKANBARU– Pengerjaan pembangunan maupun perbaikan saluran drainase di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan hingga pertengahan Mei 2026.
Kondisi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat karena persoalan banjir masih menjadi keluhan utama setiap kali hujan turun.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Andry Saputra, mengingatkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru agar pembangunan jalan dan drainase dilakukan secara sejalan sehingga persoalan banjir dapat ditangani secara maksimal.
Menurut Andry, hingga saat ini pemerintah kota dinilai masih lebih fokus pada pembangunan dan perbaikan jalan berlubang dibanding penanganan drainase.
“Kalau progres yang kita lihat sampai hari ini memang belum nampak signifikan terkait pembangunan drainase. Mungkin pemerintah kota masih fokus pada pembangunan jalan atau perbaikan jalan berlubang,” kata Andry, Rabu 20 Mei 2026.
Politisi tersebut menilai pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara seimbang agar hasil pembangunan jalan tidak kembali rusak akibat persoalan genangan air dan banjir yang belum terselesaikan.
Ia mengingatkan, jika drainase tidak segera dibenahi, maka jalan yang baru diperbaiki berpotensi kembali mengalami kerusakan karena terendam air dalam waktu lama saat hujan deras.
“Jangan sampai jalan yang sudah diperbaiki akhirnya kembali rusak karena drainasenya tidak berfungsi maksimal. Penanganan banjir dan pembangunan jalan harus berjalan bersamaan,” ujarnya.
Menurut Andry, masyarakat saat ini tidak hanya membutuhkan jalan yang mulus, tetapi juga sistem drainase yang baik agar kawasan permukiman dan ruas jalan terbebas dari genangan.
Karena itu, DPRD Kota Pekanbaru meminta pemerintah kota segera mempercepat pembangunan drainase di titik-titik rawan banjir yang selama ini menjadi keluhan warga.
Ia juga berharap anggaran penanganan banjir yang telah disiapkan pemerintah dapat direalisasikan secara maksimal dan tepat sasaran sehingga persoalan banjir tidak terus berulang setiap tahun.
“Pembangunan infrastruktur harus terintegrasi. Jalan diperbaiki, drainase juga harus dibenahi supaya manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

