Penyakit Ini Akan Ada pada Anak Perkawinan Sesama Saudara

ilustrasi-batal-nikah.jpg
(INTERNET)

RIAU ONLINE = Tahukah Anda, pernikahan antarsesama saudara, terutama sekali saudara sepupu, sangat tidak dianjurkan. Atau bisa juga terjadi pernikahan antara dua orang yang tidak tahu ternyata mereka sebetulnya masih memiliki hubungan kekerabatan. Apa ada risikonya?

 

Berdasarkan ilmu medis, memang pernikahan antara dua orang masih memiliki hubungan kekerabatan yang dekat memang memiliki risiko 1.7–2.8 persen untuk anak keturunan mengalami kelainan genetik. (Baca Juga: Hati-hati. Ciuman Bisa Tularkan Penyakit Herpes

 

Pemicunya, kata dr. Puti Naindra Alevia Anggota Redaksi Medis Kedokteran Umum KlikDokter.com, karena dua orang tersebut masih memiliki relasi persaudaraan yang dekat/hubungan darah, juga masih memiliki hubungan genetik hampir sama.

 

"Sehingga, kelebihan dan kekurangannya hampir sama atau sama. Kekurangan sama tersebut dapat memperbesar kemungkinan terjadinya kelainan genetik pada keturunannya," ujarnya. 

 

The Latin American Collaborative Study of Congenital Malformation menemukan, perkawinan antara mereka memiliki hubungan darah ditemukan keturunan dengan kelainan kongenital (kelainan bawaan) seperti:

 

1. hidrosefalus,

2. bibir sumbing,

3. polidaktili (jumlah jari kaki dan atau tangan yang lebih banyak dari normal),

4. kelainan kongenital pada jantung.


Sebuah laporan dari BBC juga menyebutkan, perkawinan antara mereka memiliki hubungan darah (secara khusus disebutkan antara sepupu generasi pertama) memiliki kemungkinan 13 kali lebih besar dari pada populasi umum untuk memiliki keturunan mengalami kelainan genetik, meninggal pada saat baru lahir atau mengalami cacat yang serius. (Klik Juga: Wow. Senam Ini Kencangkan Otot-otot Kaum Hawa

 

Risiko ini memang akan turun pada generasi yang lebih bawah, namun tetap lebih tinggi daripada populasi normal. Berbagai kerugian medis ini merupakan dasar untuk tidak menganjurkan perkawinan antara mereka yang memiliki hubungan darah. Tapi, katanya cinta kan buta. 



Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline