Aktual, Independen dan Terpercaya
ÔĽŅ

Gara-gara Pakai Jilbab, Profesor Ini Dipecat dari Universitas Kristen

Larycia-Hawkins.jpg
(AP)

RIAU ONLINE - Guru Besar di Wheaton College, sebuah perguruan tinggi pengabar Injil di negara bagian Illinois, Amerika Serikat ini, Larycia Hawkins, akhirnya mengundurkan diri usai ia membela Islam, awal Desember 2015 silam. 

 

Hawkins mengenakan jilbab sebagai tanda solidaritas dengan kaum Muslim, di perguruan tinggi Kristen, tempat ia mengajar, setelah perselisihan mengenai komentarnya yang mengaitkan Islam dan Kristiani.

 

Saat itu, ia dipecat secara sepihak oleh universita tempat ia mengajar. Namun, usai dipecat, datang dukungan terhadap perempuan Afro-Amerika ini. 

 

Ketika itu, Larycia Hawkins dipecat gara-gara mem-posting di akun Facebook pada 10 Desember 2015 silam. Ia mengaitkan Islam dengan Kristen dalam sebuah tulisan di internet. 

 

(Baca Juga: Profesor di Amerika Ini Dipecat Jadi Dosen Gara-gara Bela Islam) 

 

Hawkins, seorang Kristen, mengatakan dia solider dengan kaum Muslim karena mereka "mempunyai kitab suci yang sama" dan "menyembah Tuhan yang sama."

 

Perguruan tinggi tersebut mengatakan kedua agama adalah monotheistic, tetapi perguruan tinggi itu yakin ada perbedaan fundamental di antara keduanya.

 

Pada Sabtu (6/2/2016) silam, dilansir dari voaindonesia.com, Wheaton College dan Larycia Hawkins mengeluarkan pernyataan bersama yang menyatakan, mereka akan berpisah setelah mencapai "persetujuan yang dirahasiakan."

 

Pernyataan itu mengatakan, kedua pihak berjanji akan mengadakan dialog yang hormat dengan orang dari agama lain atau orang tidak beragama dan orang terkesampingkan karena keyakinan agama mereka.

 

Selain itu, dalam postingannya, ketika itu, Hawkins mengaitkan Islam dengan Kristen dalam sebuah tulisan di internet. Padahal Hawkins seorang pemeluk Kristen, mengatakan, ia berdiri dalam solidaritas keagamaan dengan Muslim karena mereka "adalah orang-orang dari kitab" dan "menyembah Tuhan yang sama."

 

Perguruan tinggi ini langsung kebakaran jenggot dan pihak administrasi Wheaton College, universitas pengabar Injil, mengajukan rekomendasi agar Larycia Hawkins diberhentikan dari posisinya.

 

(Klik Juga: Bosnia, Negara Islam yang Melarang Penggunaan Hijab bagi Muslimah) 

 

Universitas tersebut mengatakan "meskipun Islam dan Kristen keduanya monoteistik, kami yakin ada perbedaan mendasar antara kedua agama itu."

 

Wheaton College menyatakan, perguruan tinggi telah mengusulkan "diadakannya diskusi mengenai Theologi dan klarifikasi lebih lanjut" dengan Hawkins, tetapi kedua belah pihak tidak mencapai kata sepakat.

 


Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline