Sempat Tertinggal, Ilham Fathoni Ungkap Kunci PSPS Bangkit di Markas Adhyaksa

Ilham-Fathoni-kanan.jpg
PSPS Pekanbaru, Ilham Fathoni (kanan) saat berlatih bersama rekan di Stadion Kaharuddin Nasution Pekanbaru (Dok. PSPS Pekanbaru)

RIAU ONLINE, BEKASI - Pemain PSPS Pekanbaru, Ilham Fathoni, mengapresiasi perjuangan rekan-rekannya setelah berhasil membawa pulang satu poin dari markas Adhyaksa FC Bekasi dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027.

Meski gagal meraih kemenangan, Ilham menilai para pemain PSPS telah menunjukkan semangat juang dan mentalitas pantang menyerah sepanjang pertandingan yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Dalam pertandingan tersebut, PSPS Pekanbaru harus puas bermain imbang 1-1 setelah sempat tertinggal lebih dahulu dari tuan rumah. Namun, Askar Bertuah mampu bangkit pada babak kedua dan menyamakan kedudukan.

Ilham secara khusus menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain yang tetap berjuang hingga peluit panjang dibunyikan. Menurutnya, tertinggal lebih dahulu tidak membuat mentalitas para pemain PSPS runtuh.

"Saya mewakili teman-teman semua dan mengapresiasi perjuangan mereka. Teman-teman sudah berjuang sampai 90 menit," ujar Ilham, Minggu, 1 November 2026.

Ia mengakui, pada awal pertandingan PSPS sempat berada dalam situasi sulit setelah kebobolan dan tertinggal 1-0. Namun, semangat untuk membalikkan keadaan tetap terjaga di antara para pemain.

Ilham menyebut, pesan yang terus disampaikan pelatih kepada seluruh pemain adalah menjaga mentalitas dan tidak berhenti berjuang sebelum pertandingan benar-benar berakhir.

"Memang di awal pertandingan kita sempat kebobolan 1-0. Tapi, seperti yang disampaikan Coach tadi, mentalitas kita untuk menang masih ada. Apa yang disampaikan Coach sebelumnya juga, kita harus bermain sampai 90 menit," jelasnya

Semangat tersebut kemudian terlihat pada babak kedua. PSPS mulai mampu mengambil alih kendali permainan dan memberikan tekanan lebih besar kepada pertahanan Adhyaksa FC Bekasi.

Menurut Ilham, dominasi permainan pada paruh kedua menjadi bukti bahwa para pemain tidak kehilangan kepercayaan diri meskipun sempat tertinggal.


"Alhamdulillah, di babak kedua kita sudah bisa mendominasi permainan. Tapi memang qadarullah, kita cuma mendapatkan satu poin," ungkapnya.

Meski demikian, hasil imbang tersebut tetap menyisakan kekecewaan bagi skuad PSPS. Pasalnya, tim berjuluk Askar Bertuah itu datang ke Bekasi dengan membawa target meraih kemenangan demi menjaga peluang bersaing di papan atas klasemen.

Ilham mengakui, target tiga poin menjadi harapan utama tim dalam pertandingan tersebut. Tambahan kemenangan dinilai sangat penting untuk menjaga posisi dan memperbesar peluang PSPS dalam persaingan menuju papan atas kompetisi.

"Kalau soal pencapaian tadi, sebenarnya kami menargetkan tiga poin karena kami ingin menjaga asa di papan atas," jelasnya.

Kegagalan mengamankan kemenangan juga tidak terlepas dari sejumlah peluang yang belum berhasil dimaksimalkan oleh para pemain PSPS.

Termasuk peluang emas melalui tendangan penalti pada menit-menit akhir pertandingan yang gagal dikonversi menjadi gol kemenangan.

Terkait kegagalan penalti tersebut, Ilham menilai sepak bola tidak hanya berbicara mengenai kemampuan dan strategi, tetapi terkadang juga membutuhkan faktor keberuntungan.

"Ya, tentang penalti itu, mungkin kita juga butuh keberuntungan kadang untuk menang," katanya.

Ia tidak ingin hasil tersebut menjadi alasan bagi tim untuk larut dalam kekecewaan. Sebaliknya, kegagalan memaksimalkan peluang harus dijadikan bahan evaluasi agar PSPS tampil lebih efektif pada pertandingan berikutnya.

Menurut Ilham, persoalan penyelesaian akhir menjadi salah satu aspek yang perlu diperbaiki oleh tim. Sebab, peluang yang tercipta harus mampu dimanfaatkan sebaik mungkin agar perjuangan selama pertandingan berbuah kemenangan.

"Kalau dari cara membuang peluang, mungkin masalah keberuntungan juga. Tapi bisa juga itu menjadi evaluasi kami untuk ke depannya," pungkasnya.

Hasil imbang melawan Adhyaksa FC Bekasi memang belum sepenuhnya memenuhi target PSPS Pekanbaru.

Namun, satu poin dari laga tandang tersebut tetap menjadi tambahan penting dalam perjalanan Askar Bertuah mengarungi kompetisi musim ini.

Kini, PSPS dituntut segera melakukan evaluasi, terutama dalam hal efektivitas penyelesaian akhir.

Dengan mentalitas pantang menyerah yang ditunjukkan para pemain, Ilham berharap timnya bisa tampil lebih baik dan kembali meraih hasil maksimal pada pertandingan selanjutnya.