RIAU ONLINE, INHU - Dalam rangka pencegahan kebakaran hutan dan lahan, PT Rimba Peranap Indah (RPI) berkolaborasi dengan Forkopimca Peranap melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
Acara sosialisasi tersebut dilaksanakan di gedung serba guna Kantor Camat Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, Rabu, 29 Juli 2026.
Kapolsek Peranap yang diwakilkan Kasub Sektor Batang Peranap Iptu Miswar, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh PT RPI.
“Kegiatan ini sesuai dengan arahan Pak Kapolres dalam apel zoom pada Senin (27 Juli 2026) lalu. Arahan Kapolres, agar melakukan sinergi dan koordinasi berbagai unsur. Mulai dari perusahaan, Camat, TNI/Polri, Desa dan seluruh lapisan masyarakat untuk menciptakan Kabupaten Inhu bebas Karhutla,” jelasnya.
Kapolsek berharap agar setiap materi yang disampaikan dalam acara tersebut dapat dilaksanakan dan disampaikan kepada masyarakat sekitar. Agar pengetahuan dan informasi yang berguna ini diketahui oleh orang banyak.
Sementara itu, Fire Fighter PT RPI Frengki, yang bertindak sebagai pemateri menjelaskan bahwa pencegahan jauh lebih baik dari pada pemadaman.
“Karhutla dapat dicegah dengan cara pembentukan sistem dan pemahaman yang baik oleh seluruh pihak. Dengan sistem dan pemahaman yang baik, diharapkan Karhutla bisa ditekan sejak dini,” ujarnya.
Menurutnya, pemahaman yang baik akan membuat petani tidak membuka lahan dengan membakar. tidak membuang puntung rokok sembarangan, dan juga akan melarang orang-orang disekitarnya melakukan itu.
Ia menjelaskan sistem yang baik juga sangat penting. Sistem yang telah terbentuk akan memudahkan penanggulangan saat Karhutla terjadi. Jika sistem telah terbentuk, informasi adanya titik api bisa segera terdeteksi dan dipadamkan.
Sementara itu, Rendi Valentino mewakili manajemen PT RPI kepada media menjelaskan kegiatan ini merupakan komitmen perusahaan untuk mencegah Karhutla.
“El Nino, atau musim kemarau yang berkepanjangan tentu menjadi ancaman nyata buat kita. Efek Elnino akan memberikan peluang terjadinya Karhutla semakin besar,” kata dia.
Oleh karena itu, lanjutnya, PT RPI telah mempersiapkan diri. Mulai dari mesin ministriker (pompa jinjing), mark3 (pompa induk), selang, kendaraan roda dua dan empat, kantung air portable, embung air, menara yang dilengkapi dengan CCTV dan tentunya pasukan terlatih.
“Selain persiapan internal tentu kami juga menjalin komuanikasi dan koordinasi dengan pihak eksternal seperti yang kita lakukan saat ini. Karena pencegahan dan penanggulangan Karhutla adalah tangung jawab kita bersama,” tuturnya.
Kontribusi Perusahaan
Selain mengadakan sosialisasi Karhutla, PT RPI juga baru saja mendistribusikan beberapa program Community Developmen (CD). Diantaranya material pembuatan rumah singgah untuk Mesjid Raya Batu Rijal yang berstatus cagar budaya kabupaten, pada Selasa, 28 Juli 2026.
PT RPI juga menyerahkan satu unit komputer untuk mendukung pelayanan masyarakat di Kantor Lurah Baturijal Hilir pada Selasa lalu. Di hari yang sama, PT RPI mendukung kegiatan program kepemudaan dan olah raga dengan menyerahkan kostum sepak bola 1 set, bola kaki 5 pcs, mini discone 1 set, agility ladder 1 set, bola voli 2 pcs di Desa Pandan Wangi.
PT RPI juga telah mendistribusikan satu set lemari, kipas angin 2 pcs, kursi besi 3 pcs, meja 1/2 biro 3 pcs di Desa Bukit Seilanjut pada Rabu lalu.
“Akhirnya kami berharap agar kehadiran perusahaan dapat bermanfaat dan berkontribusi positif bagi masyarakat sekitar dan menjaga hutan lestari,” tutup Rendi.

