RIAU ONLINE, JAKARTA - Proses negosiasi tarif impor 19 persen yang diberlakukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Indonesia telah rampung.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebutkan bahwa proses ini tinggal menunggu penandatanganan kedua belah pihak.
"Dan terakhir perundingan dengan US sudah selesai perundingannya, tinggal tanda tangan," kata Airlangga, dikutip dari KUMPARAN, Sabtu, 14 Februari 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Airlangga menekankan bahwa pemerintah telah mencapai kesepakatan dengan menekan tarif impor AS dari 32 persen menjadi 19 persen.
"Kita turun dari 32 ke 19 tapi belum ada tanda tangan, jadi yang lain akan di-disclose setelah tanda tangan," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menargetkan kesepakatan tarif impor dengan AS rampung pada pertengahan Februari 2026.
Target tersebut mundur dari sebelumnya yang dibidik pada akhir Januari tahun ini. Prasetyo mengatakan, target teranyar itu merupakan perkembangan terbaru soal negosiasi tarif dari Airlangga.

