RIAU ONLINE, PEKANBARU - Samsung Electronics resmi memperkenalkan dua perangkat teranyarnya dalam lini ponsel lipat, yaitu Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7, yang diklaim sebagai smartphone foldable tertipis, tercanggih, dan paling ringan yang pernah dibuat oleh perusahaan teknologi asal Korea Selatan tersebut.
Peluncuran ini menjadi momen penting dalam sejarah perjalanan inovasi Samsung di dunia foldable, sekaligus mengukuhkan posisi mereka sebagai pionir dan pemimpin pasar di kategori ini sejak merilis foldable pertama di dunia pada 2019.
"Dengan Galaxy Z Fold7 dan Flip7, kami tidak hanya menyempurnakan desain, tetapi juga menghadirkan pengalaman pengguna yang benar-benar baru."
"Ini adalah jawaban atas harapan konsumen akan perangkat yang ringkas, kuat, dan sangat fungsional,” ujar President & Head of MX Business Samsung Electronics, TM Roh, Selasa, 29 Juli 2025.
Salah satu sorotan utama dari Galaxy Z Flip7 adalah desainnya yang sangat tipis dan kompak. Saat dibuka, perangkat ini hanya memiliki ketebalan 6,5 mm, sementara saat ditutup, tebalnya mencapai 13,7 mm.
Terobosan desain ini memungkinkan ponsel dilipat dengan nyaman dan mudah dimasukkan ke dalam saku tanpa mengorbankan fungsionalitas.
Samsung bahkan berhasil meningkatkan kapasitas baterai Flip7 sebesar 300 mAh, menjadikannya salah satu ponsel lipat paling efisien di kelasnya.
"Setiap milimeter dari perangkat ini dirancang dengan presisi tinggi. Kami mengoptimalkan ruang internal untuk menambah daya tahan baterai, tanpa menambah bobot atau dimensi," jelas Yoon Jeong, Vice President of Mobile R&D Samsung.
Sementara itu, Galaxy Z Fold7 tampil dengan bodi 48% lebih tipis dibandingkan generasi pertamanya. Dengan ketebalan hanya 8,9 mm saat terlipat dan 4,2 mm saat dibuka, Fold7 menghadirkan desain revolusioner dengan rasio layar 21:9, menyerupai ponsel bar-phone konvensional namun tetap membawa pengalaman layar besar khas foldable.
Fold7 mengusung Armor FlexHinge generasi ketiga, engsel teranyar yang 27% lebih tipis dan 43% lebih ringan dari pendahulunya. Engsel ini kini menggunakan material alloy baru yang diklaim meningkatkan kekuatan struktural hingga 14%, serta desain terpisah untuk elemen rotasi dan penyangga guna menambah stabilitas.
"Fleksibilitas dan kekuatan tidak lagi saling mengorbankan. Dengan engsel baru ini, kami memberikan ketahanan ekstra sekaligus desain lebih elegan," jelasnya.
Pada Galaxy Z Flip7, Samsung menggunakan FlexHinge tertipis yang pernah mereka buat. Engsel ini 29% lebih ramping dari Flip6, namun tetap mendukung FlexMode dan tahan terhadap pelipatan berulang dalam penggunaan sehari-hari.
Tak hanya itu, kedua model membawa peningkatan besar pada layar internal. Galaxy Z Fold7 kini memiliki Ultra Thin Glass (UTG) yang 50% lebih tebal dibanding generasi sebelumnya, menghasilkan lipatan yang lebih halus dan minim efek creasing. Lapisan layar juga didesain ulang agar lebih kuat menyerap tekanan eksternal.
Samsung Galaxy Z Fold7 dan Flip7. (Foto: DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)
Material baru seperti kisi titanium menggantikan serat karbon, menghasilkan peningkatan ketahanan layar sebesar 64%. Samsung juga berhasil mengurangi ketebalan panel layar hingga 39%, membuat Fold7 terasa lebih ringan namun tetap kokoh.
Galaxy Z Flip7 mempertahankan desain ikoniknya namun hadir lebih ramping dengan bezel layar yang dipangkas dari 3,94 mm menjadi hanya 1,25 mm menjadikannya ponsel lipat dengan bezel tertipis di kelasnya.
Selain itu, layar Infinity Cover kini hadir tanpa lekukan hitam, menghadirkan tampilan visual penuh dari ujung ke ujung.
Modul kamera Flip7 pun didesain ulang total. Dengan ukuran yang lebih kecil dan aktuator baru, kamera kini mampu memberikan fokus otomatis berkinerja tinggi dalam ukuran yang lebih ringkas.
Untuk Fold7, Samsung memperkenalkan kamera wide-angle 200 MP pertama pada perangkat foldable. Teknologi aktuator tipis dan perombakan desain menyeluruh memungkinkan modul kamera menyusut hingga 18%, tanpa mengorbankan kualitas gambar.
"Kami melakukan hampir 30.000 simulasi hanya untuk memastikan kamera 200 MP ini berfungsi sempurna dalam desain ramping Fold7," jelas Im Seo-Jin, Principal Camera Engineer di Samsung Mobile.
Samsung juga meningkatkan kekuatan fisik perangkat melalui material baru. Galaxy Z Fold7 kini dilengkapi dengan Corning® Gorilla® Glass Ceramic 2 pada cover screen, yang diklaim 30% lebih kuat dari generasi sebelumnya.
Selain itu, penggunaan Advanced Armor Aluminium untuk bingkai dan hinge cover memberikan tambahan kekuatan hingga 10% dibanding Armor Aluminium pada Fold6.
Peluncuran Galaxy Z Fold7 dan Flip7 menjadi penanda tonggak penting dalam era baru ponsel lipat. Dengan desain yang lebih tipis, material yang lebih kuat, layar yang lebih tangguh, serta kamera yang dioptimalkan hingga ke tingkat flagship, Samsung menyajikan pengalaman premium dalam bentuk paling portabel.
"Kami percaya bahwa masa depan teknologi mobile bukan hanya soal performa, tapi juga portabilitas dan gaya hidup. Z Fold7 dan Flip7 adalah manifestasi visi kami untuk menghadirkan pengalaman maksimal dalam desain minimal,” tutup TM Roh.

