RIAU ONLINE, KAMPAR - Aksi pencurian sepeda motor yang terjadi di kawasan Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Selasa, 29 September 2026 menuai sorotan dari warganet.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah pelaku pencurian diduga mengeluarkan senjata api saat aksinya diketahui warga. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.06 WIB di Jalan Perwira, Perumahan Bintang Perwira Residence, tepatnya di belakang Pesantren Gontor Putri 7.
Sepeda motor Yamaha NMAX berwarna merah menjadi sasaran pencurian. Berdasarkan informasi yang beredar, dua pelaku diduga membawa kabur sepeda motor tersebut dengan cara di-step.
Namun, aksi mereka diketahui warga. Saat diteriaki maling, pelaku diduga mengeluarkan senjata api dan mengarahkannya kepada warga. Situasi tersebut membuat warga memilih melarikan diri dan berlindung. Kedua pelaku akhirnya meninggalkan sepeda motor yang telah mereka bawa.
Selain diduga membawa senjata api, pelaku juga disebut membawa senjata tajam jenis samurai. Wajah serta nomor polisi kendaraan yang diduga digunakan pelaku sempat terekam kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Dalam kolom komentar unggahan akun Instagram @viralpekanbaru, Kamis, 1 Oktober 2026 Salah satu komentar datang dari akun Zul*** yang menyoroti dugaan penggunaan senjata api oleh pelaku.
"Kacau, kacau kalian dalam pengawasan dan pengamanan. Maling pakai senpi dan ada kemajuan. Buruknya kepolisian Riau," tulisnya sembari menandai akun Herry Heryawan dan Humas Polresta Pekanbaru.
Komentar lainnya datang dari Thedi***. Ia membandingkan kondisi tersebut dengan keberadaan tim penindakan kejahatan di daerah lain.
"RIAU makin tak kondusif. Tak ada tim mumpuni seperti tim Klewang Polda Sumbar," tulisnya.
Sementara akun Dhy*** mempertanyakan langkah aparat dalam merespons persoalan keamanan.
"Lah kmren razia THM, ini malah tidak diurus," komentarnya.
Desakan agar aparat segera mengambil tindakan juga disampaikan akun Ded***.
"Gerak tolong lah," tulisnya sembari menandai akun Humas Polda Riau.
Sedangkan akun Osman*** menyampaikan sindiran terkait program Green Policing yang selama ini digaungkan Polda Riau.
"Green Policing dulu gak sih," tulisnya.
Komentar lebih keras disampaikan akun Ilham*** yang menyinggung sejumlah kasus pencurian kendaraan bermotor.
"Sudah puluhan pencurian Terjadi pak Polisi, apakah tunggu ada korban baru bertindak," tegasnya.
Beragam komentar tersebut menunjukkan keresahan warganet terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di tengah masyarakat. Terlebih, dalam peristiwa di Rimbo Panjang tersebut, pelaku diduga menggunakan senjata api untuk menakuti warga yang mengetahui aksinya.
Masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika memarkir kendaraan. Penggunaan pengaman tambahan menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi aksi pencurian kendaraan bermotor.
Meski demikian, informasi mengenai dugaan penggunaan senjata api dan senjata tajam tersebut masih menunggu penjelasan resmi dari pihak kepolisian. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Satreskrim Polres Kampar maupun Ditreskrimum Polda Riau terkait peristiwa tersebut.

