DPRD Riau Bakal Panggil Aplikator Maxim Usai Sistem Kemitraan Dikeluhkan Driver

Ilustrasi-maxim.jpg
Ilustrasi driver Maxim (Dok. Maxim)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Ketua Komisi IV DPRD Riau, Makmun Solihin akan menggelar audiensi bersama aplikator Maxim untuk membahas sistem kemitraan yang dikeluhkan oleh driver Maxim. Surat panggilan resmi akan segera dikirimkan untuk agenda yang rencananya digelar minggu depan. 

"Kita akan segera undang aplikatornya, diwacanakan minggu depan. Kita akan membahas terkait keluhan-keluhan driver ini dan melakukan," ujarnya, Selasa 13 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, sejumlah keluhan yang telah disampaikan oleh driver mitra Maxim adalah mengenai sistem prioritas yang terdapat pada fitur Turbo. Dimana, driver harus membeli fitur ini agak mendapat lebih banyak orderan. 

"Bagi para driver ini justru merugikan karena harus membayar lebih untuk mendapatkan lebih banyak orderan. Mereka meminta agar sistem orderan kembali seperti semula, berdasarkan kerajinan, dan penilaian positif pelanggan yang bisa dilihat melalui bintangnya," jelasnya. 



Selain itu, para driver juga berharap agar aplikator membuat aturan yang membatasi jumlah mitra. Sehingga persaingan antara driver di lapangan tetap sehat dan seimbang. 

"Driver berharap agar ada pembatasan jumlah driver, jangan terus diterima. Supaya persaingannya tetap sehat di lapangan karena jumlah driver dan konsumen seimbang," jelasnya. 

Menurutnya, DPRD Riau juga siap mengawal persoalan para driver ini agar dapat sampai ke pemerintah pusat. 

"Karena Maxim ini kewenangannya ada di pusat sebenarnya. Tapi kita sebagai wakil rakyat di Riau juga akan berusaha mengawal perjuangan driver kita di Riau," pungkasnya.