Supardi hingga Bobby Satria Ramaikan Laga di Lapas Rumbai, Skor Berakhir 6-5

Supardi-hingga-Bobby-Satria-Ramaikan-Laga-di-Lapas-Rumbai-Skor-Berakhir-6-5.jpg
Laga sepak bola persahabatan antara Pekanbaru Selection FC dan tim Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai (Dok. Lapas Narkotika Pekanbau)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Laga sepak bola persahabatan antara Pekanbaru Selection FC dan tim Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai berlangsung sengit dengan banjir gol. 

Diperkuat mantan pemain Timnas Indonesia dan Persib Bandung, Supardi, Pekanbaru Selection FC sukses mengamankan kemenangan tipis 6-5 dalam pertandingan yang berlangsung penuh keakraban tersebut.

Tak sekadar menjadi ajang adu kemampuan mengolah si kulit bundar, pertandingan ini juga menghadirkan suasana kebersamaan antara petugas pemasyarakatan, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), dan para pesepak bola.

Kehadiran Supardi, yang pernah memperkuat Tim Nasional Indonesia dan Persib Bandung, menjadi daya tarik tersendiri. 

Para warga binaan mendapat kesempatan langka untuk bermain langsung di lapangan bersama pesepak bola yang memiliki pengalaman berkompetisi di level nasional.

Selain Supardi, mantan pemain Timnas Indonesia lainnya, Bobby Satria, turut menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Kehadiran kedua pesepak bola ini menambah semarak pertandingan sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi para peserta.

Meski berstatus laga persahabatan, pertandingan berjalan ketat. Jual beli serangan mewarnai permainan kedua tim hingga Pekanbaru Selection FC akhirnya menutup laga dengan kemenangan 6-5 atas tim Lapas Narkotika Rumbai.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, Ismadi, mengungkapkan rasa syukurnya karena kegiatan tersebut berlangsung lancar dan dalam suasana penuh kekeluargaan.

Menurutnya, pertandingan ini menjadi bukti bahwa lingkungan pemasyarakatan terbuka untuk membangun kolaborasi positif dengan berbagai kalangan, termasuk komunitas olahraga dan mantan pemain sepak bola profesional.



"Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan lancar. Ini adalah bukti bahwa kita berkolaborasi dan terbuka kepada siapa saja. Pemasyarakatan bersahabat dengan siapa saja, dan sepak bola menyatukan kita semuanya," ujar Ismadi, Senin, 12 Oktober 2026.

Ia menilai, olahraga memiliki peran penting dalam membangun komunikasi, mempererat hubungan antarpihak, serta menciptakan suasana pembinaan yang lebih positif di dalam lapas.

Ismadi juga menyampaikan apresiasi kepada Pekanbaru Selection FC, khususnya Supardi, Bobby Satria, dan seluruh pemain yang telah meluangkan waktu untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Baginya, kesempatan bermain bersama pesepak bola berpengalaman bukan hanya memberikan hiburan bagi warga binaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan semangat, kepercayaan diri, dan kebersamaan selama menjalani masa pembinaan.

"Melalui kegiatan seperti ini, warga binaan bisa terlibat langsung dalam aktivitas yang sehat dan bermanfaat. Kami berharap kebersamaan ini terus terjalin dan menjadi motivasi bagi mereka untuk menjalani pembinaan dengan baik," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, Julnaidi, turut menyampaikan apresiasi atas partisipasi Pekanbaru Selection FC dalam menyukseskan pertandingan persahabatan tersebut.

"Kami sangat mengapresiasi kehadiran Pekanbaru Selection FC. Dengan adanya kegiatan ini, semangat pembinaan kepribadian di Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai dapat berjalan dengan maksimal," kata Julnaidi.

Sementara itu, Supardi mengaku bangga dapat hadir dan bermain bersama petugas serta warga binaan. 

Di balik pertandingan yang berlangsung meriah, ia mengaku tersentuh ketika melihat langsung saudara-saudara yang sedang menjalani proses pembinaan di dalam lapas.

Supardi berharap para warga binaan dapat memanfaatkan masa pembinaan untuk melakukan introspeksi, memperbaiki diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Ia juga berharap pengalaman bermain sepak bola bersama tersebut dapat menghadirkan semangat baru bagi warga binaan agar tetap optimistis menjalani kehidupan.

Bagi Supardi, sepak bola tidak semata-mata tentang kemenangan dan kekalahan. Lebih dari itu, olahraga dapat menjadi ruang untuk membangun persaudaraan, menumbuhkan rasa saling menghargai, serta memberikan energi positif kepada siapa pun yang terlibat di dalamnya.

Pertandingan antara Pekanbaru Selection FC dan tim Lapas Narkotika Rumbai ini pun menjadi salah satu bentuk kegiatan pembinaan yang mengedepankan kebersamaan dan sportivitas.

Di balik skor akhir 6-5, tersimpan pesan bahwa warga binaan tetap memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri, membangun hubungan sosial yang positif, dan mempersiapkan diri kembali menjadi bagian dari masyarakat.

Melalui kegiatan olahraga bersama, Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai berharap kolaborasi dengan berbagai pihak dapat terus berkembang.