Prabowo Minta Transformasi PLN Segera Dikaji dan Ditindaklanjuti

Prabowo-Yakin-Indonesia-Akan-Mampu-Wujudkan-Cita-Cita-Pendiri-Bangsa.jpg
Presiden Prabowo Subianto (YouTube Sekretariat Presiden/Maria Cicilia Galuh)

RIAU ONLINE, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta agar transformasi PLN, terutama dari sisi model bisnis, segera dikaji dan dipaparkan untuk ditindaklanjuti.

Hal ini disampaikan Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani usai pertemuan dengan presiden pada Rabu, 14 Oktober 2026 di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Rosan mengatakan, pertemuan tersebut membahas percepatan transformasi PT PLN (Persero) dan akselerasi penggunaan panel surya berkapasitas 100 gigawatt (GW).

"Intinya, bagaimana mengakselerasi transformasi di PLN untuk menjadi lebih baik, lebih cepat, lebih tanggap, dan juga mengakselerasi penggunaan 100 gigawatt solar panel," kata Rosan, dikutip dari ANTARA.



Ia menjelaskan Danantara akan berkoordinasi dengan tim PLN untuk menyusun langkah transformasi secara menyeluruh sesuai arahan Presiden Prabowo.

Menurut Rosan, pembenahan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas PLN sekaligus mengurangi beban subsidi.

"Kami diminta untuk melakukan assessment dan juga kemudian mengajukan usulan seperti apa kepada Bapak Presiden," jelasnya.

Rosan menambahkan, evaluasi juga akan dilakukan terhadap kesiapan PLN dalam menghadapi berbagai kondisi darurat, termasuk dengan menyempurnakan rencana cadangan atau backup plan apabila terjadi gangguan pasokan listrik.

Ia menegaskan PLN perlu memiliki langkah antisipasi yang dapat diandalkan untuk menghadapi berbagai kemungkinan di seluruh wilayah Indonesia.

"Pastinya sudah ada, tapi itu perlu disempurnakan," kata Rosan. (ANTARA)