RIAU ONLINE, PEKANBARU - PSPS Pekanbaru dan Adhyaksa FC Bekasi memiliki catatan pertemuan yang cukup menarik menjelang persaingan lanjutan kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027.
Meski PSPS Pekanbaru saat ini tampil impresif dan memimpin klasemen sementara Grup A, Adhyaksa FC Bekasi justru memiliki catatan lebih baik dalam rekor pertemuan langsung atau head to head kedua tim.
Berdasarkan catatan lima pertemuan terakhir, Adhyaksa FC Bekasi belum pernah menelan kekalahan dari PSPS Pekanbaru.
Tim berjuluk Kuda Hitam tersebut berhasil meraih tiga kemenangan dan dua hasil imbang dari lima pertandingan melawan Askar Bertuah.
Sementara itu, PSPS Pekanbaru masih berupaya memutus catatan negatif tersebut. Dari lima pertemuan terakhir, Askar Bertuah belum sekalipun berhasil mengalahkan Adhyaksa FC Bekasi.
Pertemuan terakhir kedua tim pada 2 Mei 2026 juga menjadi catatan tersendiri. Saat itu, Adhyaksa FC Bekasi berhasil mengalahkan PSPS Pekanbaru dengan skor tipis 3-2.
Sebelumnya, kedua tim bermain imbang tanpa gol pada 13 November 2025. Namun, pada 12 September 2025, Adhyaksa FC Bekasi tampil dominan dengan kemenangan telak 4-0 atas PSPS.
Catatan pertemuan pada 2024 juga memperlihatkan dominasi Adhyaksa FC Bekasi Pada 15 November 2024, Adhyaksa FC Bekasi menang 4-3 dalam pertandingan yang berlangsung sengit. Sedangkan pertemuan 14 September 2024 berakhir imbang 0-0.
Jika ditotal dari lima pertandingan tersebut, Adhyaksa FC Bekasi mencetak 11 gol, sedangkan PSPS Pekanbaru hanya mampu membukukan lima gol.
Rekor ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi PSPS apabila kembali berhadapan dengan Bekasi City. Apalagi, Askar Bertuah membutuhkan konsistensi untuk mempertahankan posisi di papan atas klasemen.
Meski kalah dalam catatan pertemuan langsung, kondisi PSPS Pekanbaru saat ini menunjukkan perkembangan yang sangat menjanjikan. Dalam lima pertandingan terakhir Pegadaian Championship 2026/2027, PSPS berhasil menyapu bersih kemenangan.
Rentetan hasil positif tersebut dimulai ketika PSPS mengalahkan Sumsel United dengan skor 2-1 pada 26 September 2026. Selanjutnya, Askar Bertuah menaklukkan Semen Padang dengan skor tipis 1-0 pada 4 Oktober 2026.
Kemenangan berlanjut saat PSPS menghadapi PSMS Medan. Dalam pertandingan 11 Oktober 2026, PSPS berhasil membawa pulang tiga poin setelah menang 2-1.
Tidak berhenti di situ, PSPS kembali menunjukkan ketajamannya dengan mengalahkan Persiku Kudus 4-1 pada 18 Oktober 2026.
Teranyar, pada 24 Oktober 2026, PSPS berhasil mencuri kemenangan dramatis 3-2 atas Persikad Depok.
Hasil tersebut membuat PSPS mengoleksi lima kemenangan beruntun. Dalam periode itu, Askar Bertuah berhasil mencetak 12 gol dan hanya kebobolan lima gol.
Produktivitas lini serang serta solidnya permainan tim menjadi modal penting bagi PSPS dalam menjaga persaingan menuju papan atas.
Berbeda dengan PSPS, performa Adhyaksa FC Bekasi dalam lima pertandingan terakhir masih belum sepenuhnya konsisten.
Adhyaksa FC Bekasi mengawali periode tersebut dengan kekalahan 0-1 dari PSMS Medan pada 27 September 2026. Kemudian, mereka kembali menelan kekalahan saat menghadapi PSIS Semarang dengan skor 0-1 pada 3 Oktober 2026.
Kebangkitan mulai terlihat ketika Adhyaksa FC Bekasi berhasil menghajar PSGC Ciamis dengan skor telak 4-0 pada 10 Oktober 2026. Namun, pada pertandingan berikutnya, Adhyaksa FC Bekasi hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Persiraja Banda Aceh pada 17 Oktober 2026.
Hasil serupa kembali diraih ketika menghadapi Sumsel United pada 24 Oktober 2026. Kedua tim bermain imbang 1-1.
Dari lima pertandingan tersebut, Adhyaksa FC Bekasi hanya meraih satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan.
Mereka mengumpulkan lima gol dan kebobolan tiga gol. Catatan pertahanan Adhyaksa FC Bekasi sebenarnya cukup baik, tetapi produktivitas lini serang masih menjadi tantangan.
Perbedaan performa kedua tim juga terlihat jelas dalam klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship 2026/2027.
Hingga pertandingan terakhir yang tercatat pada 24 Oktober 2026, PSPS Riau kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 18 poin dari tujuh pertandingan.
Askar Bertuah mencatatkan tujuh gol selisih gol positif (+7) dan menjadi salah satu tim paling konsisten dalam persaingan Grup A.
PSMS Medan berada di posisi kedua dengan 14 poin, disusul Persikad Depok di peringkat ketiga dengan 12 poin.
Sementara itu, Adhyaksa FC Bekasi masih tertahan di peringkat kedelapan dengan enam poin. Mereka mengoleksi selisih gol positif satu.
Posisi tersebut membuat Adhyaksa FC Bekasi masih harus bekerja keras untuk memperbaiki peringkat dan mengejar tim-tim di atasnya.
Melihat perbandingan kedua tim, PSPS Pekanbaru memang memiliki modal lebih baik dari segi performa terkini dan posisi klasemen.
Lima kemenangan beruntun menjadi bukti bahwa Askar Bertuah sedang berada dalam momentum positif. Namun, rekor pertemuan melawan Adhyaksa FC Bekasi tetap menjadi catatan yang tidak bisa diabaikan.
Adhyaksa FC Bekasi memiliki pengalaman mengalahkan PSPS, bahkan dengan skor cukup telak. Hal tersebut menjadi peringatan bahwa posisi klasemen tidak selalu menjadi jaminan dalam pertandingan sepak bola.
Bagi PSPS, tantangan terbesarnya bukan hanya mempertahankan posisi puncak klasemen, tetapi juga membuktikan bahwa mereka mampu mengakhiri dominasi Bekasi City dalam rekor pertemuan kedua tim.

