PSPS Riau Kuasai Puncak Grup A Deltras Sidoarjo Memimpin Grup B

PSPS-Riau-Kuasai-Puncak-Grup-A-Deltras-Sidoarjo-Memimpin-Grup-B.jpg
Klasemen Sementara Grup A dan B Liga 2 Indonesia hingga Pekan ke-5 (Defri Candra/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Persaingan papan atas klasemen Grup A dan Grup B semakin ketat hingga pertandingan kelima. Sejumlah tim mulai menunjukkan konsistensi, sementara tim lainnya masih berjuang memperbaiki posisi setelah melewati rangkaian pertandingan dengan hasil yang kurang memuaskan.

Di Grup A, PSPS Riau melesat naik ke puncak klasemen dengan koleksi 12 poin. Namun, posisi tim berjuluk Askar Bertuah tersebut belum sepenuhnya aman karena Persikad mengumpulkan poin yang sama, yakni 12 poin, dan menempati posisi kedua.

Sementara itu, PSMS Medan berada di peringkat ketiga dengan 10 poin. PSIS Semarang mengikuti di posisi keempat dengan raihan sembilan poin.  Kondisi ini membuat persaingan di papan atas Grup A masih terbuka, terutama bagi tim-tim yang berpeluang memperbaiki posisi pada pertandingan berikutnya.

PSPS Riau berhasil menjaga persaingan di papan atas setelah mencatatkan empat kemenangan dan satu kekalahan dalam lima pertandingan terakhir.  Catatan tersebut menunjukkan performa yang cukup kompetitif, meskipun tim harus tetap menjaga konsistensi agar tidak kehilangan posisi teratas.

Persikad juga menunjukkan tren positif. Setelah sempat menelan kekalahan, mereka mampu bangkit dan mencatatkan tiga kemenangan beruntun. Hasil tersebut membuat Persikad terus menempel PSPS Riau dengan jumlah poin yang sama.

Di sisi lain, PSMS Medan masih memiliki peluang untuk meramaikan perebutan posisi teratas. Meski menelan satu kekalahan dalam lima pertandingan terakhir, tim berjuluk Ayam Kinantan itu mampu mengumpulkan 10 poin.

Selisih gol tersebut menjadi yang tertinggi di antara tim-tim Grup A. PSMS Medan juga mencatatkan tiga kemenangan dalam lima pertandingan terakhir, ditambah satu hasil imbang. Dengan koleksi 10 poin, mereka masih berpeluang memperpendek jarak dengan dua tim teratas.

PSIS Semarang juga belum bisa dikesampingkan dalam persaingan. Mengantongi sembilan poin, mereka berada tepat di bawah PSMS Medan. 

Catatan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima pertandingan terakhir membuat PSIS tetap berada dalam persaingan papan atas. Sementara itu, Semen Padang, PSGC Ciamis, dan Sumsel United sama-sama mengoleksi enam poin. 

Semen Padang berada di posisi kelima, disusul PSGC Ciamis di urutan keenam dan Sumsel United menempati posisi ketujuh.



Di posisi kedelapan, Bekasi City mengumpulkan empat poin. Persiraja Banda Aceh berada di urutan kesembilan dengan dua poin, sedangkan Persiku Kudus menempati posisi terbawah dengan minus satu poin.

Persiku Kudus menjadi tim yang perlu bekerja keras untuk memperbaiki keadaan setelah mencatatkan empat kekalahan dan satu hasil imbang dalam lima pertandingan terakhir. 

Deltras Sidoarjo Kuasai Grup B

Persaingan di Grup B juga berlangsung ketat. Deltras Sidoarjo memimpin klasemen dengan 13 poin. Mereka berhasil menjaga posisi teratas setelah mencatatkan empat kemenangan beruntun, menyusul hasil imbang pada pertandingan pembuka.

Persela Lamongan membayangi di posisi kedua dengan koleksi 12 poin. Menariknya, Persela juga mencatatkan empat kemenangan beruntun setelah bermain imbang pada laga awal.

Perbedaan satu poin membuat persaingan kedua tim di puncak klasemen Grup B masih terbuka. Konsistensi meraih kemenangan menjadi modal penting bagi Deltras Sidoarjo dan Persela Lamongan untuk mempertahankan posisi mereka.

Di bawah kedua tim tersebut, Tornado FC dan RANS Nusantara sama-sama mengumpulkan 10 poin. 

Tornado FC menempati peringkat ketiga , sedangkan RANS Nusantara berada di posisi keempat.

Tornado FC mencatatkan tiga kemenangan dan dua hasil imbang dalam lima pertandingan terakhir. Sementara itu, RANS Nusantara meraih tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.

Kedua tim masih memiliki kesempatan untuk mendekati posisi dua besar. Namun, persaingan yang ketat membuat setiap pertandingan berikutnya menjadi penting untuk menentukan perubahan posisi di klasemen.

PS Barito Putera menempati peringkat kelima dengan tujuh poin. Mereka mencatatkan dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan dalam lima pertandingan terakhir.

Persis Solo dan Dejan FC sama-sama mengumpulkan lima poin. Persis Solo berada di urutan keenam, sedangkan Dejan FC menempati posisi ketujuh.

Persipura Jayapura berada di posisi kedelapan dengan empat poin. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu masih perlu meningkatkan konsistensi setelah hanya mencatatkan satu kemenangan dalam lima pertandingan terakhir, disertai satu hasil imbang dan tiga kekalahan.

Di bagian bawah Grup B, Persiba Balikpapan dan PSBS Biak sama-sama mengoleksi minus empat poin. Persiba menempati peringkat kesembilan, sementara PSBS Biak berada di posisi kesepuluh.

Secara keseluruhan, hingga pertandingan kelima, persaingan di kedua grup masih memperlihatkan perbedaan tipis di sejumlah posisi penting. PSPS Riau dan Persikad bersaing ketat di Grup A, sedangkan Deltras Sidoarjo dan Persela Lamongan saling membayangi di Grup B.

PSMS Medan, PSIS Semarang, Tornado FC, dan RANS Nusantara juga masih berpeluang memperbaiki posisi.