Duel Tanpa Beban di Malam Ini: Sumsel United Bangkit, PSPS Kejar Penutup Manis

PSPS-Pekanbaru-vs-persikad-depok2.jpg
PSPS Pekanbaru saat hadapi Persikad Depok di Stadion Kaharuddin Nasution, Minggu, 12 April 2026. (DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Sumsel United terus berbenah jelang pertandingan lanjutan Pegadaian Championship pekan ke-26 musim 2025/2026 saat menghadapi tuan rumah PSPS Pekanbaru di Stadion Kaharuddin Nasution, Minggu, 26 April 2026 pukul 19.00 WIB.

Tim berjuluk Laskar Juaro itu bertekad memutus tren negatif setelah gagal meraih hasil maksimal dalam empat pertandingan terakhir.

Dalam empat laga sebelumnya, Sumsel United harus menelan hasil kurang memuaskan usai dikalahkan Adhyaksa FC Banten (3-2) dan Persiraja Banda Aceh (2-0), serta hanya mampu bermain imbang saat menghadapi FC Bekasi City (1-1) dan Persikad Depok (1-1) di kandang sendiri. Rentetan hasil tersebut menjadi bahan evaluasi serius bagi tim.

Pelatih kepala Nilmaizar menegaskan bahwa dirinya bersama jajaran pelatih terus melakukan pembenahan secara menyeluruh, baik dari sisi teknikal, taktikal, maupun mental pemain.

"Tapi dalam sepak bola tidak ada yang bisa memprediksi apa yang akan terjadi dalam pertandingan. Kita hanya bisa berusaha, yang penting kita terus memperbaiki," ujar Nilmaizar.

Eks pelatih Semen Padang itu menjelaskan, secara permainan sebenarnya timnya sudah mampu menjalankan strategi sesuai rencana. Namun, persoalan utama terletak pada penyelesaian akhir yang belum maksimal.

"Tinggal lagi persoalan dalam penyelesaian akhir. Bagaimana kita bisa memanfaatkan dan memaksimalkan peluang yang kita peroleh menjadi gol," jelasnya.

Menurut pria yang juga pernah melatih Dewa United tersebut, permainan bagus tidak akan berarti jika hasil akhir tetap berujung kekalahan.


"Mau sehebat apa pun kita bermain, kalau akhirnya kalah tentu tidak bagus. Jadi semua kekurangan harus kita perbaiki, apalagi kita akan bermain away di Pekanbaru. Kita harus yakin bisa memenangkan pertandingan nanti," tegasnya.

Di kubu tuan rumah, pelatih kepala Aji Santoso menyebut laga ini tidak akan memengaruhi posisi timnya di klasemen. PSPS dipastikan tidak akan promosi maupun terdegradasi musim ini.

"Memang untuk pertandingan besok itu tidak akan mempengaruhi keadaan. Kita juga tidak bisa promosi dan kita tidak bisa degradasi," ujar Aji.

Meski demikian, ia tetap menargetkan kemenangan sebagai penutup manis laga kandang terakhir musim ini.

"Saya menginginkan pertandingan besok bisa happy ending. Artinya, di pertandingan home terakhir musim ini, kami ingin sekali mengakhirinya dengan kemenangan," katanya

Aji menambahkan, kemenangan di kandang akan menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi tim tetapi juga masyarakat dan suporter Pekanbaru.

"Karena ini juga merupakan suatu kebanggaan buat tim dan juga kebanggaan bagi suporter masyarakat Pekanbaru," terangnya.

Untuk mewujudkan target tersebut, Aji juga mengisyaratkan akan melakukan rotasi pemain agar seluruh skuad tetap tampil kompetitif.

Pertemuan kedua tim ini diprediksi berlangsung menarik. Sumsel United datang dengan ambisi bangkit dari keterpurukan, sementara PSPS Pekanbaru ingin menutup musim di kandang dengan hasil manis di hadapan pendukungnya sendiri.