Ditinggal Tim Pelatih dan Kalah, PSPS Pekanbaru Tetap Jaga Semangat Juang

PSPS-Pekanbaru21.jpg
Pemain PSPS Pekanbaru (Instagram @pspsriau)

RIAU ONLINE, PEKANBARU — Manajer PSPS Pekanbaru, Miftakhul, memastikan kondisi mental para pemain dalam keadaan baik dan tetap fokus meski tim baru saja ditinggalkan oleh seluruh jajaran pelatih.

Sebelumnya, enam anggota tim kepelatihan resmi mengundurkan diri usai laga menghadapi Garudayaksa FC. Mereka adalah Kurniawan Dwi Yulianto (Direktur Teknik sekaligus Manajer Tim), Ilham Romadhona (Pelatih Kepala), Rici Vauzi (Pelatih Fisik), Kristiawan (Asisten Pelatih Kepala), Kurnia Sandy (Pelatih Penjaga Gawang), dan Irwan (Analis Tim).

Kondisi semakin berat setelah PSPS juga menelan kekalahan dari Persikad Depok dengan skor tipis dalam laga yang digelar di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu 4 Oktober 2025 pukul 15.30 WIB.

Meski demikian, Miftakhul menegaskan suasana tim tetap kondusif dan semangat para pemain tidak menurun.


"Alhamdulillah, suasana tim sangat kondusif. Secara mental dan gairah, para pemain sudah jauh lebih baik dibandingkan ketika saya pertama kali datang ke PSPS,” ujarnya, Rabu 8 Oktober 2025.

Ia juga menyampaikan bahwa dirinya telah berbicara langsung dengan para pemain untuk memastikan fokus tim tetap terjaga.

“Saya sudah bicara dengan pemain, saya minta mereka abaikan dulu hal-hal di luar lapangan. Sekarang saatnya menata langkah untuk pertandingan selanjutnya,” tegasnya.

Hingga pekan keempat kompetisi Liga 2 Indonesia 2025, PSPS Pekanbaru berada di posisi ke-9 Grup 1. Dari empat pertandingan yang telah dijalani, PSPS baru mengoleksi dua poin hasil dari dua kali imbang dan dua kali kalah.