535 Balita Rohul Stunting, Agrinas Palma Nusantara Gandeng Pemkab Salurkan Nutrisi

Agrinas-Palma-salurkan-nutrisi2.jpg
Agrinas Palma Nusantara menyalurkan bantuan nutrisi balita alami di Rohul (DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, ROHUL - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menyalurkan bantuan nutrisi kepada 200 penerima manfaat dalam Program Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. 

Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak melalui pemenuhan gizi serta edukasi mengenai pencegahan stunting sejak dini.

Program yang dilaksanakan melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menekan angka stunting, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan penguatan intervensi gizi dan kesehatan masyarakat.

Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2024 yang disampaikan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, prevalensi stunting di Riau tercatat sebesar 20,1 persen.

Sementara itu, berdasarkan data Triwulan II Tahun 2026 yang tercatat dan terlapor dalam Aplikasi Sigizi Kesga Kementerian Kesehatan, terdapat 535 anak balita dengan insiden stunting di Kabupaten Rokan Hulu.

Data tersebut menunjukkan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan stunting. 

Selain melalui program pemerintah, kolaborasi dengan dunia usaha, tenaga kesehatan, dan masyarakat diperlukan untuk memperkuat pemenuhan gizi serta meningkatkan pemahaman keluarga mengenai kesehatan ibu dan anak.

Melalui program ini, Agrinas Palma Nusantara berupaya memberikan dukungan secara langsung kepada masyarakat, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil dan anak.

Dalam pelaksanaannya, perusahaan menyalurkan bantuan berupa susu pertumbuhan anak, susu untuk ibu hamil, serta vitamin kepada 200 penerima manfaat. 

Kegiatan tersebut juga dilengkapi edukasi kesehatan mengenai stunting agar masyarakat semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi dan pencegahan stunting sejak dini.

Program percepatan penurunan stunting ini direncanakan menjangkau empat kabupaten di Provinsi Riau, yakni Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Rokan Hilir, dan Rokan Hulu.

Di setiap kabupaten, pelaksanaan program akan diintegrasikan melalui dua puskesmas setempat. Dengan skema tersebut, terdapat delapan puskesmas yang menjadi titik pelaksanaan program sekaligus penyaluran manfaat di empat kabupaten sasaran.

Keterlibatan puskesmas diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program agar bantuan dan pelayanan yang diberikan dapat menjangkau masyarakat secara tepat sasaran.



Staf Ahli Bupati Rokan Hulu, Margono, menyampaikan apresiasi kepada PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) atas kontribusi perusahaan dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Rokan Hulu.

Menurut Margono, keterlibatan dunia usaha menjadi bagian penting dalam memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, khususnya untuk meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.

"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) atas dukungan yang diberikan dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Rokan Hulu".

"Program seperti ini sangat membantu pemerintah daerah, terutama dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi ibu dan anak," ujar Margono, Sabtu, 10 Oktober 2026.

Ia berharap kerja sama antara pemerintah daerah, dunia usaha, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga upaya penurunan stunting dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Kami berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga upaya penurunan stunting dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat dan TJSL PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Mochammad Gatut Mukti Wirawan, mengatakan dukungan terhadap percepatan penurunan stunting merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak di wilayah operasional perusahaan.

Menurut Gatut, program tersebut tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan sosial, tetapi juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk mendukung tumbuh kembang anak dan meningkatkan kualitas generasi mendatang.

"Bagi Agrinas Palma Nusantara, upaya percepatan penurunan stunting bukan sekadar bentuk kepedulian sosial, melainkan investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas," ujar Gatut.

Ia menambahkan, sinergi dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan dapat memperluas manfaat program sehingga dukungan yang diberikan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

"Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, kami berharap program ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan serta berkontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat," jelasnya.

Gatut menegaskan, perusahaan akan terus mendorong pelaksanaan program TJSL yang tepat sasaran, berbasis kebutuhan masyarakat, dan selaras dengan prioritas pembangunan nasional.

Program tersebut secara khusus diarahkan untuk mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Sementara itu, Perwakilan CRO Riau 3 sekaligus Kepala Bagian Keamanan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Jefridin Tambusai, menyampaikan bahwa pelaksanaan program di Kabupaten Rokan Hulu merupakan bagian dari kolaborasi perusahaan dengan pemerintah daerah dan tenaga kesehatan dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.

Jefridin mengatakan, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar upaya yang dilakukan dapat berjalan secara berkelanjutan.

"Melalui program ini, kami berharap dukungan nutrisi yang diberikan dapat memberikan manfaat langsung bagi ibu dan anak, sekaligus meningkatkan pemahaman keluarga mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak dini," ujar Jefridin.

Ia menjelaskan, kerja sama dengan pemerintah daerah dan tenaga kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat upaya pencegahan stunting.

Menurutnya, keterlibatan para pemangku kepentingan di daerah diperlukan agar program tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga mampu membangun kesadaran masyarakat mengenai kesehatan dan pemenuhan gizi keluarga.

Jefridin berharap sinergi tersebut dapat terus diperkuat untuk mendukung tumbuh kembang anak sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu.

"Melalui program TJSL ini, Agrinas Palma Nusantara berupaya memberikan kontribusi dalam bidang peningkatan gizi, penguatan keluarga, pelayanan kesehatan, serta pembentukan generasi yang sehat pada masa mendatang," pungkasnya.