Asian Agri Perkuat Pertumbuhan Inklusif melalui Dukungan Pendidikan di Siak

Asian-Agri-Perkuat-Pertumbuhan-Inklusif-melalui-Dukungan-Pendidikan-di-Siak.jpg
Asian Agri Salurkan 77 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Siswa di Kerinci Kanan, Kabupaten Siak. (Istimewa)

RIAU ONLINE, SIAK - Asian Agri terus memperkuat komitmennya terhadap pertumbuhan inklusif (Inclusive Growth) melalui Asian Agri 2030 (AA2030). Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan jangka panjang, AA2030 menjadi kerangka bagi Asian Agri untuk membuka kesempatan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional untuk berkembang.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui program Bag-to-School, yang memberikan perlengkapan sekolah bagi siswa di berbagai desa di sekitar wilayah operasional.

Di wilayah Riau, program Bag-to-School sepanjang 2022–2026 telah menjangkau 351 murid di 35 desa, dengan total 986 paket perlengkapan sekolah. Sementara di Kabupaten Siak, melalui PT Inti Indosawit Subur (PT IIS), program pada 2026 menjangkau 39 murid di empat desa di Kecamatan Kerinci Kanan, dengan total 77 paket perlengkapan sekolah, terdiri dari 11 siswa SD, 16 siswa SMP, dan 12 siswa SMA.

Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan Kecamatan Kerinci Kanan, Hj. Sri Wahyuni, M.Pd., mengapresiasi dukungan tersebut dan berharap program serupa dapat terus dilanjutkan.

“Kami sangat mengapresiasi bantuan perlengkapan sekolah yang diberikan Asian Agri kepada siswa-siswi di Kecamatan Kerinci Kanan. Kami berharap bantuan ini dapat terus diberikan karena sangat dibutuhkan, khususnya bagi keluarga yang kurang mampu,” ujar Sri Wahyuni.



Regional Head Asian Agri Wilayah Riau, Gatot Sibuea, mengatakan dukungan terhadap pendidikan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Kami meyakini bahwa keberadaan usaha perlu berjalan seiring dengan manfaat yang diberikan kepada masyarakat dan lingkungan sekitar. Melalui AA2030, kami berupaya mengambil bagian dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, salah satunya melalui akses pendidikan yang lebih baik bagi generasi penerus,” ujar Gatot, saat mendampingi kegiatan bersama Head of Human Resources Operations Asian Agri, Boston Ritonga.

AA2030 memiliki empat pilar utama, yaitu Kemitraan dengan Petani, Pertumbuhan Inklusif, Iklim Positif, serta Produksi yang Bertanggung Jawab dan Berkelanjutan. Pilar Pertumbuhan Inklusif diwujudkan antara lain melalui dukungan terhadap pendidikan dan pengembangan kapasitas masyarakat.

Senior Manager Sustainability Operation & CSR Asian Agri, Putu Grhyate Yonata Aksa, mengatakan program Bag-to-School merupakan bagian dari upaya menerjemahkan komitmen AA2030 ke dalam manfaat nyata bagi masyarakat.

“Sepanjang 2022 hingga 2026, melalui program Bag-to-School, Asian Agri telah menjangkau 1.052 murid di 90 desa dengan total 2.957 paket perlengkapan sekolah. Kami melihat pendidikan sebagai investasi bagi generasi penerus sekaligus bagian penting dalam membangun pertumbuhan yang inklusif di sekitar wilayah operasional perusahaan,” kata Putu.

Melalui AA2030, Asian Agri terus memperkuat kolaborasi bersama masyarakat dan pemangku kepentingan untuk mendukung akses pendidikan yang lebih baik serta membuka kesempatan bagi generasi muda untuk berkembang.