Pasar Murah Dilgelar 4 Kali di Pekanbaru Pekan Ini, Cek Lokasinya

Pasar-murah-di-binawidya.jpg
Ilustrasi - Pasar murah di Jalan Jati Jabon, Kelurahan Binawidya, Kecamatan Binawidya, Pekanbaru. (LARAS OLIVIA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Operasi pasar murah kembali dilaksanakan di Kota Pekanbaru guna mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat memasuki Ramadan dan Idulfitri. Distribusi pangan terjangkau ini dirancang untuk menyasar titik-titik padat penduduk di Kota Bertuah.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Riau, Tetty Nurdianti, menjelaskan pasar murah sudah dimulai sejak awal pekan ini, yang dimulai dari Kantor Desa Kuapan, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, pada Senin, 23 Februari 2026.

Selanjutnya, pasar murah akan dilaksanakan di Kota Pekanbaru yang dimulai hari ini, Selasa, 24 Februari 2026. Pasar murah beroperasi mulai pukul 08.30 WIB.

"Fokus kegiatan selama empat hari berikutnya akan dipusatkan sepenuhnya di Kota Pekanbaru," kata Tetty.

Pasar murah hari pertama dilaksanakan di di halaman Masjid Nurul Iman, Kelurahan Tangkerang Labuai, Pekanbaru. Selanjutnya, di halaman Kantor Lurah Delima, Kecamatan Binawidya, pada Rabu, 25 Februari 2026.


Pada Kamis, 26 Februari 2026, pasar murah dibuka di halaman Kantor Lurah Wonorejo, Kecamatan Marpoyan Damai. Terakhir dilaksanakan di halaman Kantor Lurah Sialang Rampai, Kecamatan Kulim pada Jumat 27 Februari 2026.

Tetty mengatakan tujuan utama pasar murah guna memastikan kelancaran distribusi sekaligus menstabilkan harga pangan di tingkat konsumen agar tidak terjadi inflasi yang membebani masyarakat.

Adapun komoditas pangan yang dipasok setiap harinya yakni 500 kilogram beras SPHP, 600 liter minyak goreng, dan 200 kilogram gula pasir.

Selain itu, pasar murah juga menyediakan eras premium jenis Anak Daro dan Sokan masing-masing sebanyak 40 karung untuk kemasan 10 kilogram dan 5 kilogram, ditambah 50 papan telur ayam serta stok cabai dan bawang merah.

Komoditas pangan dijual di bawah harga pasar reguler. Beras SPHP dibanderol Rp60.000 per 5 kg, sementara beras premium Anak Daro dan Sokan dijual seharga Rp162.000 per 10 kg atau Rp81.000 untuk kemasan 5 kg. Untuk kebutuhan dapur lainnya, gula pasir dipatok Rp17.000 per kg, minyak goreng mulai dari Rp15.500 hingga Rp21.000 tergantung merek, serta garam dan tepung tapioka dengan harga yang sangat kompetitif.

"Kami ingin masyarakat merasa tenang karena pemerintah hadir memastikan ketersediaan pangan tetap aman dan harganya tetap terjangkau hingga hari raya nanti," pungkas Tetty.

Masyarakat diminta untuk membawa kantong belanja guna mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.