Didorong Industri dan Ekspor, Ekonomi Riau Tumbuh 4,98 Persen di Triwulan III

Pelaksana-Tugas-Plt-Gubernur-Riau-SF-Hariyanto5.jpg
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto (Herianto Wibowo/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Riau tumbuh sebesar 4,98 persen, meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya dan mencerminkan daya tahan ekonomi daerah di tengah dinamika ekonomi nasional dan global.

Pertumbuhan tersebut sejalan dengan kinerja ekonomi nasional yang pada Triwulan III 2025 tumbuh 5,04 persen (y-on-y) dengan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia atas dasar harga berlaku mencapai Rp6.606 triliun. Sementara itu, secara kuartalan, ekonomi nasional tumbuh 1,43 persen.

Di tingkat daerah, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Riau atas dasar harga berlaku tercatat sebesar Rp307,01 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp152,77 triliun. 

Angka ini menunjukkan aktivitas ekonomi Riau yang tetap bergerak stabil dengan dukungan sektor-sektor unggulan.

BPS mencatat, struktur ekonomi Riau masih didominasi oleh industri pengolahan, yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDRB. Selain itu, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, serta pertambangan dan penggalian juga menjadi penopang utama perekonomian daerah.

Dari sisi pengeluaran, ekspor luar negeri mencatat pertumbuhan tertinggi, mencapai 19,94 persen, seiring meningkatnya permintaan global terhadap komoditas unggulan Riau.

Sementara itu, lapangan usaha jasa lainnya juga tumbuh signifikan hingga 13,95 persen, menandakan mulai menggeliatnya sektor jasa dan aktivitas ekonomi masyarakat.



Secara spasial, Riau memberikan kontribusi sebesar 5,14 persen terhadap perekonomian nasional, menjadikannya salah satu provinsi dengan peran strategis di Sumatera. 

Bahkan, Riau tercatat sebagai provinsi dengan PDRB terbesar ke-6 di Indonesia dan peringkat kedua terbesar di luar Pulau Jawa, setelah Sumatera Utara. Kinerja tersebut menempatkan Riau sejajar dengan provinsi-provinsi besar lainnya seperti DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat dalam hal skala ekonomi.

Apresiasi Plt Gubernur Riau

Menanggapi capaian tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pelaku usaha, pemerintah daerah, serta masyarakat yang telah berkontribusi menjaga stabilitas ekonomi Riau.

"Pertumbuhan ekonomi Riau pada Triwulan III 2025 menunjukkan bahwa fundamental ekonomi daerah kita cukup kuat. Industri pengolahan dan ekspor masih menjadi tulang punggung, dan ini harus terus kita dorong dengan kebijakan yang pro-investasi dan pro-lapangan kerja,"  ujar SF Hariyanto, Rabu. 31 Desember 2025.

SF Hariyanto menambahkan, Pemerintah Provinsi Riau akan terus memperkuat hilirisasi industri, meningkatkan kualitas infrastruktur, serta mendorong diversifikasi ekonomi agar pertumbuhan lebih merata dan berkelanjutan.

"Ke depan, kita tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga kualitas pertumbuhan yang mampu menciptakan lapangan kerja, menurunkan angka kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Riau," tegasnya.

Optimisme Menuju Akhir Tahun

Dengan tren pertumbuhan yang relatif stabil sepanjang 2025, Pemerintah Provinsi Riau optimistis perekonomian daerah akan terus menguat.

Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, dan masyarakat dinilai menjadi kunci untuk menjaga momentum pertumbuhan sekaligus menghadapi tantangan ekonomi global.