Partai Koalisi Pengusung KDI Retak, Kader PKB Lagi-lagi Disebut Main Dua Kaki

Sofyan2.jpg
(Riau Online)

RIAU ONLINE, BENGKALIS - Koalis partai tim pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Bupati Bengkalis dan wakil bupati Bengkalis(KDI) di Pilkada Bengkalis dikabarkan terjadi keretakan.

 Bahkan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bengkalis disebut pasang dua kaki di Pilkada Bengkalis.

 

Menangapi hal tersebut Wakil Ketua Pemenangan KDI, Sofyan mengaku sudah mendengar partai pengusung paslon KDI dinilai mencari aman dengan memasang dua kaki dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bengkalis.

 

Pun demikian, Anggota DPRD Bengkalis dari Fraksi PDI Perjuangan inipun menegaskan bagi PDI Perjuangan seluruh kader harus tegak lurus satu komando untuk memenangkan calon yang diusung.

 

"Saya tak mencampuri urusan internal partai lain. Biarlah pengurus teras PKB melakukan penegasan pada kadernya yang mendukung Paslon lain dan Kami tetap fokus pada pemenangan KDI," kata Sofyan kepada RIAU ONLINE.CO.ID, Sabtu 19 September 2020.

 

Politik dua kaki DPC PKB di Pilkada Bengkalis bukan saja dimainkan oleh Wakil Sekretaris DPC PKB Kabupaten Bengkalis, Riza Zuhelmy.

 

Bahkan dikabarkan santer juga dimainkan salah satu anggota DPRD Bengkalis dari fraksi PKB Bengkalis dengan mengumpulkan masa tetapi bukan mendukung paslon KDI.

 

"Yang jelas rumor itu tidak berpengaruh bagi kami, bagi PDI Perjuangan seluruh kader harus tegak lurus satu komando untuk memenangkan calon yang diusung yaitu paslon KDI menang di Pilkada Bengkalis," jelasnya.

 

Pasangan calon bupati dan wakil bupati bengkalis, Kaderismanto-Iyet Bustami (KDI), diusung Partai PDI Perjuangan dan PKB.

 

Sebelumya, Ketua DPC PKB Kabupaten Bengkalis, Milsiadi tidak ambil pusing dengan ulah kadernya tersebut.

 

Menurutnya, hanya akan menghabiskan enerji saja bila menanggapinya.

 

"Malas kita menanggapinya, memangnya dia siapa?," cetus Misliadi

 

Kendatipun demikian, diakui Misliadi. Pasca dukungan DPP PKB diberikan kepada Iyet Bustami maka sebagai kader PKB harus taat dan patuh terhadap arahan partai.

 

"Disini sudah jelas, PKB mendukung kader terbaik, yaitu Iyet Bustami berpasangan dengan calon bupati Kaderismanto. Idealnya sebagai 

kader, maka kita akan bersama sama memenangkan paslon KDI," tutupnya.