Dua WNA Canada Terdampar di Pulau Rupat Jalani Rapid Test

WNA-Canada.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, BENGKALIS - Dua orang WNA asal Canada yang mengalami kerusakan mesin kapal di pesisir Perairan Rupat menjalani uji cepat atau rapid test untuk mengetahui kondisi kesehatannya, Selasa, 8 September 2020.

Pasangan suami istri bernama Gary Lawrence dan Kaija Kristina ini diberikan perpanjangan izin tinggal semala 30 hari kedepan oleh Imigrasi Kelas II Bengkalis lantaran apal pesiar miliknya masih rusak.

Hal itu disampaikan kepala Syahbandar Tanjung Medang Rupat Utara melalui pelaksana harian Doddy Barnas kepada wartawan, Selasa 8 September 2020 petang.

"Kita (Syahbandar red,) hari ini melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan rapid test covid-19 terhadap warga Canada yang saat ini masih berada di Tanjung Medang," kata Doddy Barnas.

Menurut Doddy, pemeriksaan rapid test dua WNA asal Canada tersebut untuk memastikan kesehatan mereka, terutama dalam kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini.

"Ini untuk memastikan kesehatan mereka terutama dalam mewabahnya covid19 di Rupat Utara. Kegiatan tersebut dilakukan di Puskesmas Tanjung Medang Rupat Utara. Dan hasil pemeriksaan keduanya adalah Non reaktif," ungkap Doddy.

Sebelumnya, Kapal milik warga negara asing (WNA) berbendera Canada melakukan lego jangkar di Perairan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis karena mengalami kerusakan akibat ditabrak Tugboat.