Pemkab Bengkalis Pertimbangkan Aspek Ekonomi Terapkan PSBB

Bustami-Plh-bupati.jpg
(andrias)

Laporan : ANDRIAS

RIAU ONLINE, BENGKALIS - Ajakan Gubernur Riau kepada kabupaten kota termasuk Kabupaten Bengkalis agar menerapkan Perbatansan Sosial Berskala Besar (PSBB) perlu dipertimbangkan sangat matang untuk oleh Pemkab Bengkalis.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis tentunya akan menerapkan PSBB setelah mempertimbangkan terlebih dahulu terhadap aspek ekonomi masyarakat.

Demikian disampaikan Plh Bupati Bengkalis, H Bustami HY kepada RIAUONLINE.CO.ID, Minggu, 12 April 2020 pagi.

"Terlebih dulu, tentunya kita akan melihat situasi di lapangan, dan dengan segala pertimbangan. Salahsatunya dampak diterpakan PSBB terhadap ekonomi masyarakat," kata Bustami HY.

Bustami menjelaskan, pihak telah melakukan pemetaan wilayah guna melihat situasi di lapangan.

"Mudah mudahan di Kabupaten Bengkalis tidak terjadi PSBB, kalau pun diterapkan kita lihat ketersediaan bahan pangan," ujarnya.

Kabupaten Bengkalis tercatat Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 sebanyak 3.877 orang. Data Pasien Dalam Pemantauan (PDP) 20 pasien dan satu meninggal dunia, warga Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis.

Disamping itu, Bustami berharap kepada masyarakat untuk menghargai imbauan pemerintah dengan menerapkan dan melaksanakannya.

"Untuk selalu berpola hidup bersih dan sehat, cuci tangan setelah beraktifitas.Terpenting jaga jarak ketika berkominuasi dengan orang lain. Teruntama paling penting lagi, jika tidak sangat pernting janganla keluar rumah," imbaunya.