Aktual, Independen dan Terpercaya


Diduga Jadi "Gudang" Narkoba, Polres Bengkalis Sisir Pulau-pulau Tak Berpenghuni

BB-narkoba-Pekanbaru.jpg

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Personel gabungan Kepolisian Resor Bengkalis melakukan penyisiran ke pulau-pulau terluar tidak berpenghuni di pesisir Provinsi Riau.

Pulau-pulau kosong itu dicurigai sebagai lokasi transit narkoba dari jalur internasional, Selat Malaka sebelum masuk ke daratan melalui pelabuhan tikus.

"Kita diperintahkan untuk melakukan pemeriksaan di pulau-pulau terluar dan tidak berpenghuni," kata Kepala Polres Bengkalis AKBP Abas Basuni dihubungi dari Pekanbaru, Rabu 7 Maret 2018.

Penyisiran tersebut dilakukan dengan menggunakan kapal cepat yang melibatkan personel gabungan Satpol Air, Satres Narkoba serta jajaran Kepolisian Sektor Bengkalis. Upaya penyisiran yang dilakukan oleh personel polisi bersenjata lengkap laras panjang dilakukan sejak Selasa 6 Maret 2018 kemarin.

Ia menuturkan, terdapat sejumlah pulau yang diperiksa, diantaranya Pulau Babi, Pulau Beting Aceh dan sejumlah pulau kosong lainnya yang tidak jauh dari Pulau Rupat, Bengkalis.

Hingga kini, Abas mengaku belum mendapat menemukan hal-hal mencurigakan, termasuk temuan narkoba di pulau-pulau tak berpenghuni tersebut.

Namun, dia mengatakan bahwa pihaknya terus meningkatkan patroli menyusul informasi penggunaan pulau-pulau kosong tersebut sebagai lokasi transit narkoba sebelum diselundupkan melalui pelabuhan-pelabuhan tikus ke daratan Riau.

"Intinya apa yang kita lakukan sekarang adalah upaya untuk mempersempit ruang gerak para penyelundup narkoba," ujarnya.

Informasi penggunaan pulau-pulau kosong di pesisir Riau sebagai lokasi transit narkoba diungkap oleh tersangka narkoba yang diringkus BNN Riau baru-baru ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba BNN Riau, AKBP Haldun beberapa waktu lalu mengatakan bahwa terdapat pulau-pulau kosong di pesisir Riau sebagai "gudang" narkoba.

Sindikat narkoba tersebut, kata dia, bertransaksi di tengah laut. Kemudian disembunyikan di pulau kosong untuk selanjutnya diselundupkan ke berbagai jalur tikus melalui beragam cara. (**/1)

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id