Ratusan Buruh Geruduk Kantor Bea Cukai Tembilahan

Demo-buruh-Inhil.jpg
(M Zaenal)

Laporan: M ZAENAL

RIAU ONLINE, TEMBILAHAN - Ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Inhil geruduk Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kamis (16/11/2017) pukul 09.00 WIB pagi.

Mereka menuntut pihak Bea Cukai membuka kembali aktivitas bongkar muat barang di Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempas.

Saat demo, terlihat puluhan personil Kepolisian berjaga dalam mengamankan jalannya aksi damai tuntutan buruh tersebut, tepatnya di depan kantor Bea dan Cukai Tembilahan.

Sekitar 1 jam buruh berorasi, para pendemo disambut pihak Bea Cukai untuk masuk ke dalam ruangan Rapat Center. 7 perwakilan buruh masuk untuk membahas persoalan tersebut.

Ketua SPSI Buruh Inhil, Dedi Irawan meminta pihak Bea Cukai membuka lagi akses bongkar muat barang bagi pekerja buruh di Desa Pekan Tua. Sebab, kata dia, sudah hampir 4 (empat) bulan buruh disana tidak ada penghasilan lagi.

"Mereka (buruh) sangat tergantung dengan bongkar muatan itu. Jadi jika dilarang, secara otomatis warga disana nganggur. Tidak ada penghasilan apa-apa lagi," ujar Dedi saat orasi dan Mediasi di ruangan.

Dari pihak Bea Cukai disambut oleh Kasi Kepatuhan Internal dan Penindakan Syarif Sutiono mengatakan, saat ini belum bisa diputuskan hasilnya dan kesimpulannya apa. Sebab, pimpinan masih berada di Jakarta.

"Hari Selasa, 22 November 2017 akan kami undang bapak untuk datang ke kantor Bea Cukai dalam membahas permasalahan ini bersama pimpinan kami nanti," kata Syarif.

Sementara itu, Waka Polres Inhil Kompol Ari Kartika Bakti, S.IK menyimpulkan sekaligus menutup Mediasi antar pihak pendemo dan Bea Cukai Tembilahan, sebenarnya ini hanyalah masalah administrasi saja. apapun hasilnya nanti, kita semua harus terima.

"Demi menjaga keamanan di Kota Tembilahan. Saya berharap aliansi buruh dapat berfikir jernih dan menyelesaikan masalah ini dengan kepala dingin," kata Waka Polres.

Menurut informasi dilapangan, buruh di Desa Pekan Tua berkisar 900 orang. Sedangkan yang turun berorasi hampir 200 orang. Kemudian, saat mediasi turut dihadiri Waka Polres Inhil, Kabag Ops KOMPOL Maison, SH, Kasat Sabhara AKP Sutono, HS, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan IPTU Yarmen Djambak.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id