Kebun Karet Warga Bengkalis Terbakar

Kebakaran-Lahan-di-Rimbo-Panjang.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/FAKHRURRODZI)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Kepala Bidang Pemadam BPBD Damkar Bengkalis Suiswantoro menyebutkan terdapat dua titik api di Kampung Jawa, Bengkalis. Sudah dua hari api melahap lahan karet milik warga. Kurang lebih satu hektare lahan hangus terbakar.

 

"Pemadaman hingga kini masih berlanjut," kata Suiswantoro, melalui pesan Blackberry, Kamis malam, Oktober 2015.

 

Suiswantoro mengaku telah mengerahkan petugas pemadam api. Dia belum bisa memastikan penyebab terjadinya kebakaran lahan. Namun kata dia, informasi dari masyarakat setempat api berasal dari lahan milik PT Pertamina yang tidak jauh dari lokasi kebakaran.

 

"Beruntung ada sumber air berkat sekat kanal yang dibangun dari dana UNDP beberapa waktu lalu," ujarnya.

 

Satelit Tera dan Aqua memantau lonjakan titik panas di sejumlah wilayah Sumatera mencapai 693 titik. Jumlah tersebut jauh meningkat dari hari sebelumnya 156 titik. Kabut asap di Riau menipis setelah diguyur hujan. (KLIK: Kejaksaan Terima Pelimpahan Berkas Perusahaan Pembakar Lahan)

 

"Titik panas terpantau pukul 05.00 pagi,' kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika stasiun Pekanbaru, Sugarin, Jumat, 2 Oktober 2015.

 

Sugarin mengatakan, Sumatera Selatan masih menjadi daerah penyumbang titik panas terbanyak mencapai 613 titik, disusul Lampung 37 titik, Jambi 32 titik, Bangka Belitung sembilan titik dan Kepulauan Riau satu titik. (LIHAT: BNPB: Kerugian Akibat Kebakaran Lahan RP 20 Triliun)

 

Sedangkan wilayah Riau terpantau satu titik panas yakni terdapat di Siak. "Tingkat kepercayaan di atas 70 persen atau satu titik panas," ujarnya.

 

Sugarin mengatakan, hujan ringan hingga sedang disertai petir dan angin kencang terjadi di beberapa daerah di Riau seperti Pekanbaru, Pelalawan, Rokan Hilir, Dumai, Kamapr, Rokan hulu, Bengkalis, kuantan Singingi dan Indragiri Hulu. "Temperatur maksimum 31.0 - 33.0 derjat calcius," katanya.

 

Meski diguyur hujan, kabut asap tipis masih menyelimuti Riau sehingga menurunkan jarak pandang di beberapa wilayah seperti Pekanbaru 1000 meter, Rengat 200 meter, Pelalawan 500 meter dan Dumai 3000 meter.