Pertama Sejak Indonesia Merdeka, Pemuda Suku Talang Mamak Jadi Polisi

Ketua-Adat-Suku-Talang-Mamak.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, RENGAT - Sejarah tercipta bagi suku asli menghuni Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau, Talang Mamak. Dua pemuda Suku Talang Mamak berhasil lulus Sekolah Calon Bintara (Secaba) Polda Riau 2020. Keduanya Andika Swanda dan Anto.

Kelulusan dua anak Suku Talang Mamak tersebut disyukuri dengan mendatangi Mapolres Inhu, Rengat, Kamis 19 November 2020, diiringi alat musik tradisional serta prosesi adat berupa penyerahan seserahan kepada Kapolres Inhu, AKBP Efrizal.

Pencak silat khas Talang Mamak ditampilkan diiringi musik tradisional sebagai perwujudan ucapan terima kasih. Kedatangan Suku Talang Mamak ini dipimpin langsung Batin Denan (Ketua Adat), tokoh adat, pemuda serta sejumlah perempuan paruh baya datang sambil membawa anak-anak dari anggota keluarga Batin Denan.

"Atas nama Batin Suku, Ketua Adat, saya mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Inhu telah membimbing dua anak kami menjadi polisi," kata Batin Denan dalam sambutannya.

Dalam pertemuan itu juga ditampilkan tarian pencak silat Talang Mamak. Tarian itu sebagai bentuk ucapan terima kasih. Usai ramah tamah, Batin Denan memberikan satu ekor ayam, bakul dan sebuah tikar pandan hasil karya mereka kepada Kapolres AKBP Efrizal.

Sementara itu, Tokoh Pemuda Desa Talang Jerinjing, Rengat Barat, Inhu, Sudirman menambahkan, langkah sudah ditempuh anak-anak mereka, Andika Swanda dan Anto, menjadi motivasi serta pemicu semangat bagi generasi muda Talang Mamak lainnya.

"Ini sejarah bagi kami. Sudah 75 tahun Indonesia Merdeka, baru kali ini ada dua anak suku Talang Mamak menjadi polisi," ungkap Tokoh Pemuda Talang Jerinjing, Sudirman.

Usai menerima ucapan terima kasih dari Batin Denan, Kapolres Inhu AKBP Efrizal menuturkan, Andika Swanda dan Anto, kini telah resmi menjadi keluarga besar Polri.

Kelulusan kedua pemuda Talang Mamak tersebut, tutur AKBP Efrizal, bukti nyata jika proses seleksi penerimaan anggota Polri saat ini benar-benar bersih dan transparan.

"Suatu kebanggaan bagi saya sebagai Kapolres, di masa jabatan saya ada dua anak suku Talang Mamak lulus jadi polisi. Ini harus menjadi kebanggan tersendiri bagi orangtua, tokoh adat dan masyarakat suku Talang Mamak," kata Kapolres yang lahir dan besar di Pekanbaru itu.

Andika Swandan dan Anto lulus tes Calon Bintara Polri 2020. Keduanya besar dan lahir di pedalaman hutan di Inhu. Kedua orangtua mereka merupakan petani karet.

Anto merupakan anak pasangan Panggelang dan Habibun, sedangkan Andika Swanda anak Tarmizi dan Mini. Mereka berdua lulus dari Rekrutmen Program (Retpro) khusus suku pedalaman dan berprestasi hingga nasional.

Andika Swanda dan Anto selama proses seleksi dididik dan dibina Bhabinkamtibmas Desa Talang Jerinjing, Brigadir Komarudin. Selama dibina, keduanya mendapat tempaan fisik dan non fisik.

Sebelumnya, Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dalam pertemuan dengan pengurus Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) mengatakan, penerimaan seleksi Secaba 2020 lebih mengutamakan anak-anak Melayu Riau dengan kuota lebih dari 30 persen.

"Sehingga, mereka bisa kembali ke daerah asal, dan membangun peradaban di tempat lahir dan dibesarkan. Melayu itu peradabannya harus lebih maju dari sekarang," pintanya.