Warga Kuansing Doyan Berkendara Tak Pakai Helm, Ada 33 Pelanggaran

Operasi-Zebra4.jpg
(Robi Susanto/Riau online)

RIAU ONLINE, TELUK KUANTAN - Tiga hari operasi Zebra Lancang Kuning Tahun 2020 di Kabupaten Kuansing didominasi oleh pengendara tidak memiliki kelengkapan saat berkendara seperti tidak menggunakan helm.

Meskipun sudah diperingatkan jauh hari, namun masih banyak pengendara di Kuansing yang bandel tidak menggunakan kelengkapan saat berkendara dan dapat membahayakan diri sendiri.

Ops Zebra Lancang Kuning 2020 digelar selama 14 hari dimulai 26 Oktober 2020 sampai 8 November 2020 nanti. Kini Opa Zebra sudah berjalan selama tiga hari.


"Selama tiga hari Ops berlangsung ada 118 jumlah pelanggaran, 37 kita tilang dan 81 kita beri teguran," ujar Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto melalui Kasat Lantas Polres Kuansing, AKP Rocky melalui keterangan tertulis diterima Riau Online, Rabu, 28 Oktober 2020 sore kemarin.

Dari jumlah tersebut sesuai jenisnya, pengendara tidak menggunakan helm paling banyak ditemukan ada 33 pelanggaran tidak menggunakan helm.

Kemudian roda empat ada dua pelanggaran yakni pelanggaran gun safety belt.


Selama tiga hari operasi mulai 26 - 28 Oktober 2020, kata Kasat, barang bukti yang disita ada 13 STNK dan 24 kendraan bermotor. "Paling banyak yang terlibat pelanggaran yakni sepeda motor ada 35 dan mobil penumpang ada 2," katanya.

Sekali lagi, Kasat menghimbau kepada pengendara untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas serta mematuhi protokol kesehatan saat berada di luar atau berkendara.