Pesan Menyentuh Kapus Pucuk Rantau untuk Warga yang Tertular Covid-19

Puskesmas-Pucuk-rantau2.jpg
(facebook)

RIAU ONLINE, TELUK KUANTAN - Kepala Puskesmas Pucuk Rantau, Kabupaten Kuansing, Riau, Esperiadi berharap masyarakat tidak memberikan stigma dan memberikan cemooh terhadap pasien yang terpapar Covid-19.

Kepada masyarakat dihimbau untuk selalu memberikan dukungan terhadap kesembuhan pasien yang terpapar Covid-19 di Kecamatan Pucuk Rantau.

Masyarakat juga dihimbau untuk lebih meningkatkan kedisplinan dalam menerapkan protokol kesehatan, dengan memakai masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak dan menghindari berkerumun.

"Jangan ini menjadi cemooh, kuncinya mari kita sama-sama mendukung kesembuhan pasien yang terpapar Covid-19 ini biar mereka bisa lekas sembuh," kata Espriadi, Kamis, 29 Oktober 2020.


Hal ini disampaikan Esperiadi mengingat terjadinya lonjakan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kecamatan Pucuk Rantau dalam beberapa hari ini. Terdapat 15 kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kecamatan Pucuk Rantau.

Dari jumlah tersebut, 7 diantaranya yang terpapar merupakan tenaga kesehatan dan sisanya merupakan warga Pucuk Rantau.

Esperiadi mengatakan, saat ini 15 pasien konfirmasi positif Covid-19 tersebut sudah melakukan isolasi mandiri.

"Semua pasien sudah isolasi mandiri. Kondisi mereka ada yang tidak bergejala dan memiliki gejala ringan," katanya.

Dia mengatakan, belum diketahui pasti dari mana awal mula penularan ini terjadi.

"Awalnya ada 4 orang yang terpapar, lalu terdapat penambahan 11 orang kemarin," kata Adi.

Saat ini, katanya, pihaknya masih melakukan tracking terhadap warga dengan pasien terkonfirmasi positif.

"Tracking masih, kita terus lakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan kapan dilakukan swab," katanya.

Saat ini, Dia menambahkan, pasien terkonfirmasi positif yang melakukan isolasi mandiri terus dipantau oleh petugas yang ada. 


"Setiap hari kita pantau kondisi mereka, kita juga melibatkan satgas dari desa untuk membantu kebutuhan pasien selama mereka menjalani isolasi mandiri," katanya.