Bawaslu Kuansing Sarankan KPU Perbaiki 1.869 Data Pemilih Bermasalah

teddy.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, TELUK KUANTAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kuantan Singingi (Kuansing), Riau menyarankan Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar memperbaiki data pemilih bermasalah di Pilkada Kuansing Tahun 2020. Perbaikan ini merupakan tindak lanjut dari temuan data bermasalah dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS).

"Kita menemukan sebanyak 1.457 pemilih ganda dalam DPS untuk Pilkada Kuansing 2020. Data pemilih ganda tersebut tersebar di 15 kecamatan dan terbanyak berada di Kecamatan Singingi Hilir ada 288 pemilih," kata Komisioner Bawaslu Kuansing, Teddy Niswansyah melalui keterangan tertulis diterima Riau Online, Selasa, 6 Oktober 2020.

Selain itu Bawaslu juga menemukan satu data pemilih bermasalah, 20 pemilih pindah domisili, 97 pemilih meninggal dunia, 123 pemilih jauh dari TPS, 160 pemilih salah TPS, 2 pemilih status TNI, 2 pemilih status Polri, 3 pemilih tidak terdaftar dan 4 pemilih ubah data. "Total data pemilih bermasalah secara keseluruhan sebanyak 1.869 pemilih," kata Teddy.

Terkait hasil temuan tersebut, Bawaslu kata Teddy, telah menyurati KPU Kuansing 2 Oktober 2020 lalu. "Kami telah menyurati KPU Kuansing untuk memperbaiki DPS sebelum ditetapkan menjadi DPT. Kemudian jajaran kami Panwascam dan Pengawas Kelurahan Desa memastikan nama-nama ganda tersebut diperbaiki dari tingkat rekapitulasi DPSHP di Desa, Kelurahan dan Kecamatan," katanya.

Bawaslu juga mengingatkan, agar KPU Kuansing dalam melakukan perbaikan jangan menghapus seluruh data pemilih yang ganda tersebut dan memasukan pemilih baru yang memenuhi syarat memilih dalam DPSHP.

Secara terpisah, Komisioner KPU Kuansing Ahdanan Saleh dikonfirmasi Riau Online mengatakan, informasinya surat dari Bawaslu memang sudah disampaikan ke KPU Kuansing. "Kemarin informasinya iya," kata Ahdanan, Selasa sore.

Namun KPU, katanya, minta data perbaikan tersebut disampaikan by name by address. Sehingga data yang kita terima lengkap dengan nama bukan hanya angka. "Kalau angkanya saja bagaimana kita masukan, maka kita minta by name by address. Informasinya mereka akan siapkan," pungkasnya.