Siswa SMP Dilaporkan Hilang Saat Terjatuh di Sungai Kuantan

pencarian-korban-hilng.jpg
(robi)

RIAU ONLINE, TELUK KUANTAN - Seorang warga Desa Sikakak, Kecamatan Cerenti bernama Arifin (15) mengalami nasib naas saat bermain bersama teman-temannya di Tribun Pacu Jalur Nyiur Melambai, Desa Sikakak, Senin, 13 Juli 2020 sekitar pukul 15.00 WIB.

Siswa SMP ini dilaporkan terjatuh dari ketinggian tujuh meter ke sungai kuantan dan hilang. Kabarnya Arifin saat itu tengah berada di bagian atap tribun untuk bermain.

Namun naas, Dia terpeleset dan terjatuh masuk sungai kuantan. Tubuhnya terpental ke bangunan DAM tribun pacu jalur kemudian masuk ke sungai kuantan.

"Dia memang asik bermain di tribun pacu jalur itu. Kabarnya dia naik ke atap dan terpeleset langsung jatuh masuk sungai," ujar Sekretaris Desa Sikakak, Kecamatan Cerenti Res Purnamasari, Selasa, 14 Juli 2020 malam.

Res Purnamasari mengatakan, kebetulan dibawah tribun ada DAM semen. Diduga tubuhnya mengenai DAM tersebut dan langsung tidak sadarkan diri dan hilang masuk sungai kuantan.

Sejak hilang Senin sore lalu, kata Res Purnamasari, hingga Selasa malam korban belum ditemukan.
"Pencaharian sudah sampai ke daerah Silunak, Paranap, Kabupaten Inhu," katanya.

Pencaharian terhadap korban, kata Ires, juga dibantu Tim SAR dari Pekanbaru. "Tim SAR tiba Senin tengah malam, dan pada Selasa pagi langsung turun melakukan pencaharian bersama warga tapi korban belum ditemukan," katanya.

Arifin, kata Ires, merupakan anak tunggal dan kini korban masih belum ditemukan. Proses pencaharian masih terus dilakukan.

Sementara Kapolsek Cerenti AKP Lumban Toruan yang dimintai konfirmasi terkait adanya warga Sikakak yang hilang disungai kuantan belum memberikan kronologis kejadian. Pesan WhatsApp yang dikirim Senin, 13 Juli 2020 malam belum ada dibaca.