Imbas Corona, Tahun Ini Tidak Ada Kegiatan Peningkatan Pengaspalan Jalan di Kuansing

jalan-amblas.jpg
(istimewa)

Laporan: ROBI SUSANTO

RIAU ONLINE, TELUK KUANTAN - Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Kuansing melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kuansing dipastikan tidak akan melakukan kegiatan peningkatan pengaspalan jalan.

Hal tersebut dikarenakan adanya rasionalisasi anggaran hampir di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) termasuk pada Dinas PUPR. Dimana anggaran banyak dialihkan guna percepatan penanganan Covid-19.

Ini juga menindaklanjuti Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Keuangan (Menkeu) agar melakukan rasionalisasi anggaran mulai belanja barang dan jasa serta belanja modal sekurang-kurangnya 50 persen.

"Untuk bidang bina marga, tahun ini tinggal dua kegiatan yang akan kita laksanakan, pertama pembangunan jembatan Gunung Toar dan kedua jalan Saik - Koto Kombu," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kuansing Ade Fahrer melalui Kepala Bidang Bina Marga, Jafrison, Selasa, 9 Juni 2020.

Jafrison mengatakan, untuk jalan Saik - Koto Kombu itu hanya fungsional dan tidak jadi dilakukan peningkatan pengaspalan jalan. "Rencana ada sepanjang 1,2 kilo yang akan diaspal tahun ini, tapi kena rasionalisasi," katanya.

Dikatakannya, untuk ruas Saik - Koto Kombu hanya dilakukan fungsional tahun ini agar kendraan tetap bisa lewat, termasuk pembangunan dua unit jembatan. Dimana panjang ruas jalan Saik - Koto Kombu tersebut ada sekitar 8 kilo sampai menuju objek wisata pemandian air panas.

"Tahun ini fungsional dan dibangun dua jembatan, tidak jadi diaspal karena terjadi rasionalisasi akibat Covid-19 ini," kata Jafrison.

"Tinggal dua kegiatan kita di Bina Marga tahun ini, satu lagi pembangunan jembatan rangka di Gunung Toar. Untuk jembatan di Guntor itu ditargetkan selesai tahun ini," pungkasnya.