Hasil Rapid Test Dua ODP Warga Kuansing Positif, Satu Kondisinya Tanpa Gejala

Juru-Bicara-Gugus-Tugas-Penanganan-Covid-19-Kabupaten-Kuansing-dr-Amelia-Nasrin.jpg
(Riau Online)

Laporan: ROBI SUSANTO

RIAU ONLINE, TELUK KUANTAN - Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Kuansing mengakui ada dua orang warga Kecamatan Singingi hasil rapid tesnya Positif.

Keduanya laki-laki yakni H (37) dan NA (8) merupakan satu keluarga. Keduanya masuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) oleh Puskesmas setempat.

Salah satu juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Kuansing, dr Amelia Nasrin membenarkan ada dua rapid test positif. "Ya, ada 2 rapid tes positif dan akan dilanjutkan pemeriksaan swab hari Minggu," kata Dia Jumat 24 April 2020 siang tadi.

Sekarang kata Amel, dr Surya sedang menjemput VTM ke Pekanbaru. Menurut dr Amel, rapid tes ini sensitivitasnya hanya 30 sampai 70 persen. "Jadi mohon jangan panik," imbaunya.

Menurutnya, kalau hasil rapid tes positif bisa juga dari virus lain, namun belum tentu mereka positif Covid 19. Maka untuk lebih akurat harus dilakukan pemeriksaan swab dan menunggu hasil swab keluar.

Kini keduanya sudah diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah sambil menunggu hasil swab tes keluar. Kemudian untuk pemantauan sendiri kita dibantu Kepala dusun (Kadus) dan Tenaga Kesehatan dari PKM. "Untuk makanan dibantu juga tetangga dekat rumah," kata Amel.

Sementara untuk kondisi keduanya disampaikan Amel, untuk H (37) kondisinya tidak ada gejala dan NA (8) ada gejala demam, sakit tenggorokan dan pucat.