Imbas Covid-19, Hanya 339 UMKM di Kuansing Diusulkan Dapat Bantuan Pusat

Kadis-Koperasi-Usaha-Kecil-Menengah-Perdagangan-dan-Perindustrian-Kuansing-Azhar.jpg
(Riau Online)

Laporan: ROBI SUSANTO

RIAU ONLINE, TELUK KUANTAN - Total hanya 339 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau diusulkan mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat imbas dari Covid-19.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian Kuansing, Azhar mengatakan, ini merupakan data terakhir dikirim ke Kementerian melalui Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi UKM Provinsi Riau.

"Dari Kuansing jumlahnya ada 339 UMKM yang kita usulkan," kata Azhar, Senin, 13 April 2020.

Menurut Azhar, data tersebut merupakan data UMKM yang terdampak secara ekonomi akibat Covid 19. Sebelumnya Azhar menyebut, jumlah UMKM di Kuansing ada 12.752. Jumlah tersebut merupakan hasil pendataan yang dilakukan pihaknya pada 2017 lalu.

Namun sekarang jumlahnya dipastikan naik mengingat banyaknya usaha baru belum terdata.

Bagi UMKM yang tidak masuk diusulkan mendapatkan bantuan pusat agar tidak berkecil hati, karena Pemkab Kuansing sendiri rencananya juga akan menyiapkan bantuan.

"Bagi pelaku UMKM yang belum dapat nanti akan kita masukan didata oleh desa, data itu yang kita minta melalui Camat," katanya.

Pemkab kata Azhar sudah meminta kepada seluruh kepala desa, kelurahan dan pihak kecamatan untuk segera mengumpulkan data warga miskin dan data UMKM yang terdampak wabah corona ini.

"Kita minta data segera disampaikan, nanti kabupaten yang akan membantu," katanya.

-->