Jumlah ODP di Kuansing Melonjak Tajam Jadi 410 Orang

rsud-kuansing.jpg
(robi)

Lapaoran: ROBI SUSANTO

RIAU ONLINE, TELUK KUANTAN - Memasuki hari ke-11 sejak ditetapkannya status siaga darurat virus corona (Covid 19) pada Kamis, 19 Maret 2020, hingga Minggu, 29 Maret 2020, jumlah warga Kabupaten Kuantan Singingi, Riau yang berstatus orang dalam pemantauan meningkat tajam menjadi 410 orang.

Sementara untuk pasien dalam pengawasan (PDP) ada satu orang, namun saat ini pasien berstatus PDP tersebut sudah sehat dan sudah dibolehkan pulang ke rumah berkumpul bersama keluarganya.

"Terjadi lonjakan, jumlah ODP sampai hari ini (Minggu,red) ada 410 orang," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kuansing, Helmi Ruspandi yang juga juru bicara Pemkab Kuansing terkait penanganan Covid 19, Minggu, 29 Maret 2020.

Menurut Helmi, terjadinya lonjakan terhadap ODP tersebut dikarenakan adanya warga Kuansing yang pulang dari luar negeri seperti Malaysia dan warga yang pulang dari luar kota seperti Jakarta dan daerah lain yang ada kasus positif korona.

"Kita diminta oleh Pemerintah Provinsi supaya mendata siapapun yang pulang dari luar negeri dan luar kota terutama daerah yang positif korona, agar dimasukan ODP," ujar Helmi.

Menurutnya, inilah salah satu penyebab mengapa jumlah ODP di Kuansing melonjak tajam menjadi 410 orang. "Ini masih ada dalam perjalanan belum berangkat," katanya.

Cara Dinas mendapatkan data ini jelas Helmi, ada yang secara sendiri melapor kalau baru pulang dari luar negeri dan luar daerah terutama daerah ada positif corona dan ada juga yang dilaporkan oleh pemerintahan desa dan kecamatan.

Pihaknya berharap peran serta masyarakat untuk ikut memberikan informasi kalau ada warga yang baru pulang dari luar negeri maupun luar daerah agar malaporkan ke pemerintahan desa dan kecamatan sehingga warga tersebut bisa dipantau oleh pemerintah.

Kemudian terkait ada satu orang berstatus PDP disampaikan Helmi, hasil labor menyatakan satu warga Kuansing berstatus PDP tersebut hasilnya negatif. "Pernah dirawat disalah satu RS di Pekanbaru setelah dicek hasil labor itu negatif, satu warga itu sudah pulang," katanya.

-->