Luas Sawah Terendam Banjir di Kuansing Mencapai 360 Hektare

banjir-kuantan.jpg
(istimewa)

Laporan: ROBI SUSANTO

RIAU ONLINE, TELUK KUANTAN - Sampai hari kedua kemarin, luas sawah atau pertanaman yang sudah ditanami padi oleh petani di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau terendam banjir bertambah menjadi 360 hektare.

"Luas pertanaman yang terendam oleh banjir bertambah 360,04 Ha," ujar Kepala Dinas Pertanian melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan, Yunafrizal kepada RIAUONLINE.CO.ID, Selasa kemarin.

Berdasarkan data Dinas Pertanian Kuansing, Selasa, 10 Desember 2019, wilayah pertanaman padi yang terparah terendam banjir berada di Kecamatan Kuantan Tengah.

Luas pertanaman padi yang terendam di Kuantan Tengah mencapai 164 ha. Luas pertanaman yang terendam tersebut berada di 7 desa di antaranya Bandar Alai, Siterajo, Seberang Taluk Hilir, Munsalo, Jaya, Pulau Baru dan Koto Tuo.

Dari data tersebut pertanaman padi yang terparah terendam berada di desa Munsalo ada 99 ha, Pulau Baru 33 ha, Siterajo 15 ha, dan selebihnya di bawah dari 10 ha. Umur pertanaman yang terendam ada yang baru satu hari tanam ada juga yang sudah 60 hari tanam.

Kemudian di Kecamatan Kuantan Mudik pertanaman padi yang terendam banjir berada di 13 desa dengan luas 70,24 ha. Daerah yang terparah terendam berada di Desa Saik mencapai 20 ha, Sungai Manau 11 ha, dan selebihnya dibawah 10 ha.

Pertanaman padi yang terendam banjir di Kuantan Mudik umur pertanaman berkisar 40-85 hari setelah tanam (HST).

Selanjutnya di Kecamatan Benai luas pertanaman padi yang terendam mencapai 30 ha berada di dua desa yakni Tanjung Simandolak 16 ha dan Banjar Benai 14 ha. Umur pertanaman ada yang 21 hari ada yang sudah 90 hari.

Sementara di Kecamatan Pangean luas pertanaman padi yang terendam ada 19,8 ha berada di Desa Pulau Deras. Selain itu juga persemaian juga ada yang terendam luasnya mencapai 18, 9 ha.

Kemudian di Gunung Toar luas pertanaman yang terendam mencapai 9 ha berada di Pisang Berebus 7 ha dan Petapahan 2 ha dengan umur pertanaman antara 60-75 hari.

Di Kecamatan Sentajo Raya luas pertanaman yang terendam ada sekitar 18 ha berada desa Pulau Kopung 15 ha dan Kampung Baru 3 ha dengan hari pertanaman baru 4 hari.

Terakhir di Kecamatan Inuman luas pertanaman padi yang terendam banjir mencapai 49 ha berada di 5 desa. Pertanaman padi yang terparah terendam berada di Desa Banjar Nan Tigo ada 20 ha, Pulau Panjang Hilir 16 ha, Bedeng Sikuran 10 ha dan Pulau Panjang Hilir 3 ha. Lama pertamanan di Kecamatan Inuman ini 30-60 hari setelah tanam.

Yunafrizal menambahkan, luas pertanaman padi yang terendam ini baru sementara. Apabila kondisinya masih hujan tentunya luasnya akan terus bertambah.