Setelah Nasdem, Aherson Mendaftar ke Gerindra dan Demokrat

aherson-daftar-demokat.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Bakal Calon Bupati Kuansing Aherson kembali 'melamar' dua partai untuk dijadikan sebagai perahunya guna melaju ke Pilkada Kuansing 2020 mendatang.

Setelah sebelumnya mendaftar ke partai Nasdem dan menyampaikan visi misinya. Kemarin, Jumat, 16 November 2019 mantan anggota DPRD Riau ini memastikan dirinya siap maju dengan mendaftarkan diri ke partai Gerindra dan Demokrat.

Aherson datang ke kantor Gerindra dan Demokrat, didampingi oleh sejumlah tokoh asal Kabupaten Kuansing untuk mengembalikan formulir pendaftaran, dikatakan Aherson hal ini bukti keseriusannya ingin maju membangun negeri jalur tersebut.

"Alhamdulillah saya daftar di Gerindra dan partai saya sendiri Demokrat, mudah-mudahan niat saya untuk membangun negeri Kuansing didukung oleh partai politik sebagai perahu," ujar Aherson, Sabtu, 16 November 2019.

Aherson memastikan dirinya tidak main-main dengan keputusannya ini, sebab keinginan maju sebagai Calon Bupati sudah ia putuskan sejak beberapa tahun sebelum Pileg 2019.

"Kalau kita diberikan amanah oleh partai politik kita siap untuk Pilkada Kuansing. Makanya kita daftar, nanti akan ada seleksi di partai maka partai yang akan tentukan. Setelah dapat amanah baru bicara visi dan misi, kita ikuti saja prosedur dan mekanisme setiap partai," ujar mantan ketua komisi V DPRD Riau ini.

Dengan mendaftarkan diri ke tiga partai, Nasdem, Gerindra dan Demokrat, Aherson menyebut bahwa dirinya terus melakukan komunikasi politik dengan partai disamping terus bersosialisasi ke masyarakat.

"Biasanya partai kan memverifikasi mana yang layak, dan kita harapkan bisa untuk dapat amanat partai," jelasnya.

Disinggung mengenai alasannya ingin maju di Pilkada Kuansing, diakui Aherson dirinya menginginkan adanya terobosan baru dalam pemerintahan Kuansing yang nantinya berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

"Makanya harus ada formula yang baru dan efektif untuk masyarakat. Kalau tidak, alih-alih mau maju malah mundur," tambahnya.

Berbekal pengalamannya yang pernah duduk DPRD di Kuansing dan DPRD Riau, ditambah lagi dengan pengalaman ke Eropa dan lainnya, diakui Aherson akan menjadi bekal ia membangun Kuansing kedepannya.

"Kalau tidak ada perubahan kenapa kita maju. Kalau diberikan amanah kita coba dengan cara kita, kalau soal visi dan misi nanti akan saya sampaikan. Saya tidak mau visi dan misi itu disampaikan sebagai tugas wajib seperti Infrastruktur, Pendidikan dan kesehatan, itu sudah urusan wajib, nanti saya akan rincikan terobosan saja kalau sudah ditetapkan sebagai calon," tutupnya.