Aktual, Independen dan Terpercaya


Sempat Ditarik, Bupati Mursini Perintahkan Mobnas Segera Didistribusikan

mobil-dinas-kuansing.jpg
(robi)

Laporan: ROBI SUSANTO

RIAU ONLINE, TELUK KUANTAN - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, H Mursini mengintruksikan agar semua Mobil dinas (Mobnas) yang ditarik awal Agustus lalu segera didistribusikan.

"Surat pendistribusiannya sudah saya tandatangani, kita minta kepada BPKAD segera mendistribusikan," tegas Mursini yang ditemui RIAUONLINE.CO.ID, Senin, 28 Oktober 2019.

Menurut Mursini, apabila terlalu lama mobnas tersebut tidak didistribusikan takutnya kondisi mobil tersebut bisa rusak akibat cuaca panas dan hujan. "Nanti keluar biaya lagi, kita minta segera didistribusikan," katanya.

Mursini berpesan, kepada pejabat yang akan menerima mobnas harus rajin merawat dan mobil supaya dijaga dengan baik.
"Ada dana perawatan dipakai sesuai peruntukannya, pajak dibayar, olinya diganti. Mobil itu harus bersih luar dalam, yang terpenting dirawat mesinnya dengan baik," katanya.

Kemudian khusus mobil operasional dinas atau kantor, Mursini juga akan membuatkan semacam aturan supaya mobnas operasional ini tidak lagi dibawa pulang.

"Kita akan buatkan semacam aturan, untuk mobil operasional setelah dipakai diparkir di kantor tidak dibawa pulang. Saya berharap pejabat jadi contoh nantinya," katanya.

Mursini mengingatkan, mobnas yang akan didistribusikan nanti dipakai untuk keperluan dinas dan sesuai pada tempatnya. Mobnas jangan dibawa keluyuran keluar daerah untuk kepentingan keluarga terutama saat hari libur.

Pengumpulan mobil dinas ini sebelumnya merupakan langkah tegas yang diambil Wakil Bupati Kuansing H Halim guna melakukan penertiban terhadap penggunaan pemakaian Mobil dinas (Mobnas) yang menyalahi aturan bagi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing awal Agustus lalu.

Menurut Wabup Halim, langkah penertiban pemakaian mobnas ini diambil tidak lain untuk menghilangkan gonjang-ganjing ditengah masyarakat yang melihat pemakaian mobnas banyak tidak tepat sasaran.

Halim juga tidak menampik ada level Kabid yang menggunakan mobnas lebih tingginya cc-nya dari mobil pejabat eselon II. Bahkan informasinya sejumlah mobnas juga digunakan pegawai honor. Penertiban penggunaan mobnas ini juga menindaklanjuti surat Bupati sejak dua tahun yang lalu.

"Sebenarnya intruksi ini sejak dua tahun lalu dan sudah di SK kan tapi tidak terlaksana, maka kita laksanakan pada hari ini (Kamis,red)," tegas Halim pada waktu itu.

Sedikitnya ada 107 kendraan dinas yang dikumpulkan waktu itu mulai dari avanza, innova dan kendraan dinas lainnya. Kendraan dinas ini sempat dikumpulkan di halaman rumah dinas Bupati Kuansing. Sekarang kendraan dinas tersebut segera didistribusikan.